Ilustrasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). (Foto: editing artificial intelligence)
Ilustrasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). (Foto: editing artificial intelligence)
Pengamat Hubungan Internasional dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Faruq Arjuna Hendroy menilai peluang terwujudnya perdamaian jangka panjang antara Teheran dan Washington masih sangat tipis. Pasalnya, kedua belah pihak sama sekali tidak menggeser posisi politik maupun kepentingan strategis mereka.
“Sebenarnya saya memang agak pesimis perdamaian bisa bertahan panjang, soalnya baik Iran ataupun Amerika tidak mengubah posisi mereka satu sama lain,” ujar Faruq saat dihubungi RMOL, Minggu, 19 Juli 2026.
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
UPDATE
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02
Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27
Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26