Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Literasi Digital Fondasi Generasi Muda Hadapi Derasnya Arus Informasi

MINGGU, 19 JULI 2026 | 16:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penguatan literasi digital terus dikebut pemerintah guna membangun masyarakat yang produktif sekaligus tangguh dalam menghadapi derasnya arus informasi. Langkah ini dinilai krusial sebagai fondasi utama menjaga ketahanan informasi nasional di ruang siber.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan, sebanyak 28.478 siswa baru Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026/2027 dipastikan mendapat pembekalan literasi digital dan etika bermedia sosial. Program ini disisipkan langsung dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Menurut Gus Ipul, program tersebut sengaja dirancang agar para peserta didik terbiasa menggunakan teknologi sebagai sarana penunjang belajar, bukan sekadar wadah hiburan yang tidak terarah.


"Anak-anak mulai SD pun sudah dibiasakan bagaimana memanfaatkan teknologi untuk proses pembelajaran bukan untuk hal-hal yang tidak semestinya," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Minggu, 19 Juli 2026.

Gus Ipul menegaskan, penggunaan gawai di lingkungan Sekolah Rakyat akan dibatasi secara ketat. Selama proses belajar mengajar berlangsung, siswa dilarang keras menggunakan telepon genggam. Mereka diarahkan untuk memanfaatkan laptop maupun komputer yang disediakan sekolah, itu pun wajib di bawah pendampingan ketat para guru.

Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kebiasaan digital yang sehat sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis anak dalam memilah informasi sejak dini.

"Mereka mulai dibimbing bagaimana memanfaatkan teknologi dengan baik, bagaimana memilih dan memilah informasi dengan baik, sehingga terbangun kesadaran sejak dini, bukan justru sebaliknya untuk hal-hal yang tidak produktif," imbuhnya.

Senada dengan kebijakan pusat, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) juga bergerak cepat menggencarkan edukasi serupa. Fokus mereka kini tertuju pada implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Kepala Diskominfo Kota Makassar, Muhammad Roem menjelaskan, regulasi ini hadir untuk memastikan anak-anak mengenal teknologi sesuai dengan usia dan tingkat kematangan mereka. Langkah preventif ini penting demi menghindarkan generasi muda dari berbagai ancaman di dunia maya.

"Kebijakan ini tidak bertujuan melarang anak belajar teknologi, melainkan menunda paparan media sosial hingga anak benar-benar siap secara mental dan psikologis," jelas Roem.

Saat ini, sosialisasi PP Tunas terus digenjot secara masif, menyasar lingkungan sekolah, keluarga, hingga ke wilayah kepulauan dengan melibatkan lintas organisasi perangkat daerah. Melalui gerakan ini, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mendampingi anak saat berselancar di dunia digital diharapkan makin kuat.

"Ada sejumlah platform yang belum bisa diakses oleh anak-anak karena dapat berdampak terhadap tumbuh kembang, kesehatan mental, maupun keamanan mereka di ruang digital," demikian Roem.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya