Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Terkapar saat Saham Chip Berguguran

SABTU, 18 JULI 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) mengakhiri perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, di zona merah, sekaligus mencatat pelemahan dalam sepekan. 

Pergerakan indeks utama menunjukkan tekanan yang cukup luas. Indeks S&P 500 turun 1,01 persen ke 7.457,69, Nasdaq Composite melemah 1,4 persen ke 25.520,24, sedangkan Dow Jones Industrial Average kehilangan 406,55 poin atau 0,77 persen menjadi 52.146,42. Secara mingguan, S&P 500 turun 1,6 persen, Nasdaq merosot 2,9 persen, dan Dow Jones melemah 0,9 persen.

Tekanan terbesar berasal dari saham-saham chip. ETF VanEck Semiconductor (SMH) turun lebih dari 4 persen pada perdagangan Jumat dan telah merosot lebih dari 17 persen sepanjang bulan ini. Saham-saham seperti Applied Materials, Lam Research, Intel, KLA, dan Arm Holdings masing-masing jatuh sekitar 4 persen, sementara Nvidia dan Micron Technology terkoreksi lebih dari 2 persen.


Sentimen negatif dipicu peluncuran model AI terbaru dari perusahaan rintisan asal China, Moonshot AI, yang diklaim memiliki kemampuan setara dengan model unggulan milik OpenAI dan Anthropic. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran investor bahwa dominasi perusahaan AI asal Amerika Serikat mulai mendapat tantangan serius.

Di luar sektor teknologi, saham Netflix juga menjadi sorotan setelah anjlok lebih dari 7 persen. Investor menilai proyeksi yang disampaikan perusahaan belum cukup meyakinkan untuk meredakan kekhawatiran bahwa pertumbuhan pelanggan dan bisnis mulai melambat.

Sentimen geopolitik turut membebani pasar. Eskalasi konflik AS dan Iran kembali mendorong kenaikan harga minyak setelah gangguan di Selat Hormuz meningkat.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya