Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi IPC TPK)

Bisnis

Arus Peti Kemas IPC TPK Tembus 1,8 Juta TEUs di Semester I-2026

SABTU, 18 JULI 2026 | 01:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anak usaha Pelindo, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat total arus peti kemas (throughput) perusahaan mencapai 1.817.738 TEUs di sepanjang semester I-2026. Angka ini naik 7 persen secara tahunan (yoy).

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang tingginya aktivitas perdagangan domestik maupun internasional di sejumlah wilayah operasional perusahaan.

"Pencapaian pertumbuhan ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan strategi operasional yang berfokus pada aspek keselamatan, kecepatan pelayanan, dan efisiensi di setiap terminal," ujar Daniel dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat 17 Juli 2026.


Berdasarkan wilayah operasional, Terminal Panjang di Lampung menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan volume bongkar muat sebesar 17,4 persen pada semester I-2026.

Selanjutnya Terminal Tanjung Priok di Jakarta mencatat pertumbuhan throughput sebesar 7,9 persen, disusul Terminal Pontianak di Kalimantan Barat yang meningkat 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara secara bulanan, arus peti kemas IPC TPK mencapai 325.017 TEUs pada Juni 2026, atau naik 11,5 persen dibandingkan Juni 2025 yang tercatat sebesar 291.465 TEUs.

Pada periode itu, Terminal Panjang kembali mencatat pertumbuhan tertinggi hingga 73,7 persen. Kemudian diikuti Terminal Tanjung Priok dengan kenaikan 10,8 persen dan Terminal Palembang yang tumbuh 9,9 persen.

Menurut Daniel, capaian tersebut menjadi momentum positif yang tahun ini memasuki usia ke-13.

"Momentum pertumbuhan di pertengahan tahun 2026 ini sekaligus menjadi kado indah dalam menyambut hari jadi IPC TPK yang ke-13. Kami berharap pencapaian positif ini dapat memacu semangat seluruh insan korporasi untuk terus menaikkan standar operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan," pungkasnya.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya