Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

JUMAT, 17 JULI 2026 | 19:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan bahwa TNI Angkatan Darat (AD) menjadi salah satu penyumbang utama dalam pencapaian target produksi beras nasional sepanjang 2026. 

Pernyataan tersebut disampaikan Agus dalam acara Panen Raya Serentak yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam sektor pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda swasembada pangan pemerintah.


Dalam paparannya, Agus menegaskan besarnya kontribusi TNI AD terhadap produksi beras nasional mencapai 55, 24 persen. 

"TNI AD telah mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026," ujar Agus.

Dikatakan bahwa sepanjang Januari hingga Juni 2026, TNI AD berhasil melaksanakan panen padi di lahan seluas 6,26 juta hektare. 

Dari luasan tersebut dihasilkan sekitar 18,2 juta ton beras yang menjadi bagian dari total produksi nasional pada tahun ini.

Menurut Agus, keberhasilan itu tidak terlepas dari sinergi antara personel TNI, pendamping pertanian, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan sawah.

Selain TNI AD, Panglima menyebut dua matra lainnya juga berkontribusi dalam program ketahanan pangan.

TNI Angkatan Udara mengembangkan lahan tebu untuk mendukung produksi gula dan bioetanol, sementara TNI Angkatan Laut menjalankan budidaya kedelai sebagai upaya memperkuat pasokan komoditas pangan strategis.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya