Berita

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas. (baju putih). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

JUMAT, 17 JULI 2026 | 09:17 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penyalahgunaan QR code dalam pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi masih menjadi celah yang dimanfaatkan pihak-pihak tertentu. Temuan terbaru menunjukkan satu kendaraan dapat melakukan transaksi berulang menggunakan QR code yang berbeda, sehingga berpotensi mengganggu penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran.

Temuan tersebut diungkapkan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas. 

Menurutnya, BPH Migas menemukan anomali berupa satu kendaraan melakukan pembelian BBM subsidi lebih dari satu kali dalam sehari menggunakan QR code yang berbeda.


"Artinya, ini sebagai contoh saja, antara laporan itu selama satu bulan kendaraan yang sama transaksinya hampir 2.560 dengan QR Code yang beda. Per hari transaksinya bisa satu sampai tiga kali. Ini contoh-contoh terjadi anomali di dalam pemanfaatan teknologi yang perlu kita memutakhirkan bersama," kata Wahyudi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, temuan tersebut menjadi bahan evaluasi agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.

"Ini menjadikan suatu catatan koreksi dengan penyaluran BBM yang benar-benar tidak dimanfaatkan untuk masyarakat yang tepat," ujarnya.

Sebagai langkah penindakan, BPH Migas telah memblokir sekitar 307.107 QR code yang terindikasi bermasalah. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring ditemukannya QR code ilegal baru.

"Kita melakukan pemblokiran hampir 307.107 QR Code dan ini kontinu terus bergerak dan naik karena adanya QR Code yang diproduksi dari ilegal dan seterusnya," ungkap Wahyudi.

Selain anomali transaksi, BPH Migas juga menemukan praktik penggunaan QR code hasil duplikasi maupun QR code ilegal untuk membeli BBM subsidi secara berulang di satu atau beberapa SPBU.

"Adanya pelanggaran-pelanggaran di mana QR code yang digunakan untuk membeli BBM itu lebih dominan dilakukan duplikasi dan mendapatkan dari QR Code ilegal," jelasnya.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya