Berita

Militer Amerika Serikat serang Iran enam malam berturut-turut (Unggahan akun X @CENTCOM)

Global

Serangan Baru AS ke Iran Targetkan Bandar Abbas

JUMAT, 17 JULI 2026 | 08:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gelombang serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Untuk malam keenam secara berturut-turut, militer AS kembali melancarkan serangan ke sejumlah sasaran strategis di Iran. Media Iran melaporkan ledakan terdengar di beberapa wilayah, termasuk Bandar Abbas, Ahvaz, dan Iranshahr.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengatakan serangan itu dilakukan untuk semakin melemahkan kemampuan Iran mengancam jalur pelayaran internasional. 

"Pasukan AS menyerang pusat komando Iran, lokasi pertahanan udara, kemampuan rudal dan drone, serta fasilitas pengawasan pantai untuk semakin mengurangi kemampuan Iran mengancam para pelaut yang mengoperasikan kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz," tulis CENTCOM dalam pernyataan resminya, dikutip Jumat, 17 Juli 2026.


Salah satu target utama berada di Bandar Abbas, pelabuhan strategis Iran di Teluk Persia. Sebelumnya pada hari yang sama, militer AS juga menggempur lokasi pertahanan pantai dan rudal jelajah di Pulau Greater Tunb dalam operasi yang berlangsung sekitar 90 menit.

CENTCOM menegaskan seluruh operasi dilakukan atas arahan langsung Presiden AS selaku Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata. 

"Militer AS meminta pertanggungjawaban Iran sesuai arahan Panglima Tertinggi," demikian bunyi pernyataan CENTCOM.

Sementara itu, media Iran melaporkan ledakan terjadi di Bandar Abbas, Ahvaz, dan Iranshahr. Hingga kini, pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai jumlah korban maupun besarnya kerusakan akibat serangan terbaru tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya