Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Naik Sentuh Level 84 Dolar AS

RABU, 15 JULI 2026 | 09:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali melonjak sekitar 2 persen pada perdagangan Selasa, 14 Juli 2026 waktu Amerika Serikat (AS), dan menyentuh level tertinggi dalam satu bulan. 

Kenaikan ini dipicu meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran setelah Washington kembali memberlakukan blokade angkatan laut terhadap Iran, yang memicu kekhawatiran terganggunya pasokan minyak melalui Selat Hormuz.

Pada penutupan perdagangan, harga minyak mentah Brent naik 1,43 Dolar AS atau 1,7 persen menjadi 84,73 Dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,20 Dolar AS atau 1,5 persen ke 79,34 Dolar AS per barel. Ini merupakan penutupan tertinggi Brent sejak 12 Juni dan WTI sejak 15 Juni.


Kenaikan harga terjadi karena pasar khawatir pasokan minyak global akan semakin terganggu. Sebelum konflik pecah, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz, sehingga setiap gangguan di jalur tersebut langsung memengaruhi harga energi global.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana mengenakan pungutan keamanan sebesar 20 persen bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz. Sebagai gantinya, ia memilih mendorong kesepakatan investasi dengan negara-negara Teluk. 

Namun, situasi kembali memanas setelah Iran dilaporkan menembakkan rudal jelajah yang menghantam dua kapal tanker minyak milik Uni Emirat Arab, menewaskan satu awak kapal asal India dan melukai delapan lainnya. Insiden tersebut memicu kembali kekhawatiran bahwa konflik akan terus mengganggu pasokan energi dunia.

Selain konflik di Timur Tengah, pasar juga mencermati gangguan pasokan diesel dari Rusia setelah Ukraina menyerang dua kilang minyak di wilayah Bashkortostan dan Krasnodar. Serangan tersebut membuat ekspor diesel Rusia menyusut sehingga harga diesel global melonjak.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya