Berita

Militer Amerka Serikat umumkan serangan terhadap target-target Iran (Unggahan akun X @CENTCOM)

Dunia

AS Serang Iran dan Tutup Akses Pelabuhan di Selat Hormuz

RABU, 15 JULI 2026 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

 Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru terhadap sejumlah target di Iran beberapa saat sebelum kembali memberlakukan blokade angkatan laut di pelabuhan-pelabuhan Iran yang berada di sekitar Selat Hormuz. 

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dalam unggahannya di X pada Rabu, 15 Juli 2026, menyatakan serangan dimulai pada pukul 15.00 waktu AS bagian timur (ET). Satu jam kemudian, tepat pukul 16.00 ET, AS kembali menjalankan blokade angkatan laut di kawasan Teluk Oman dan sekitar Selat Hormuz.

"Pada pukul 15.00 ET hari ini, pasukan Komando Pusat AS mulai melancarkan gelombang serangan tambahan terhadap Iran untuk terus melemahkan kemampuan Iran yang digunakan menyerang kapal-kapal dagang di Selat Hormuz," tulis CENTCOM.


Blokade ini sebelumnya dicabut setelah AS dan Iran menyepakati gencatan senjata sementara dalam nota kesepahaman 14 poin yang ditandatangani bulan lalu. Namun, pekan lalu Donald Trump menyatakan gencatan senjata tersebut telah berakhir karena kedua pihak saling menuduh melanggar kesepakatan.

Trump kemudian mengumumkan bahwa AS akan kembali memblokade Iran setelah menilai upaya Teheran untuk menguasai Selat Hormuz kembali meningkat. Data perusahaan pelacak kapal juga menunjukkan lalu lintas kapal dagang di jalur tersebut turun tajam dalam beberapa hari terakhir.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump juga sempat mengusulkan biaya sebesar 20 persen untuk seluruh kargo yang melintasi selat itu, tetapi sehari kemudian membatalkan rencana tersebut dan mengatakan skema itu akan digantikan dengan kesepakatan perdagangan dan investasi bersama negara-negara Teluk.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya