Ilustrasi fungsi pengawasan DPR di tengah kasus yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. (Foto: artificial intelligence)
Ilustrasi fungsi pengawasan DPR di tengah kasus yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. (Foto: artificial intelligence)
Direktur The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research, Adinda Tenriangke Muchtar menilai, dugaan tindak pidana pencucian uang yang menyeret nama Febrie Adriansyah menjadi cerminan buruknya tata kelola penegakan hukum di Indonesia.
"Ini menunjukkan betapa bobroknya penegakan hukum di negeri ini. Di mana suara DPR?" kata Adinda kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 12 Juli 2026.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19
Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18
Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24
Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14
UPDATE
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12