Berita

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar. (Foto: Istimewa)

Politik

BPH Migas Didesak Tambah Kuota BBM Subsidi di Sumsel

KAMIS, 09 JULI 2026 | 03:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar, mendesak Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) segera mengevaluasi distribusi sekaligus menambah kuota BBM subsidi, khususnya Bio Solar dan Pertalite di Sumatera Selatan. 

Desakan itu disampaikan menyusul masih terjadinya antrian panjang di sejumlah SPBU, bahkan setelah viral seorang sopir truk meninggal dunia saat mengantri solar bersubsidi di SPBU Rejodadi, Sembawa, Kabupaten Banyuasin.

"Kami turut berduka atas meninggalnya seorang sopir saat mengantri solar. Apapun penyebab medisnya nanti, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa antrian BBM subsidi yang berlangsung berjam-jam tidak boleh terus dianggap sebagai hal yang normal," kata Gunhar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.


Menurutnya, antrean Bio Solar di Sumatera Selatan merupakan persoalan yang telah berlangsung cukup lama. Selain dipengaruhi distribusi di lapangan, kondisi tersebut juga menunjukkan bahwa kuota yang tersedia tidak lagi sebanding dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, BPH Migas perlu memetakan SPBU yang mengalami kendala distribusi sekaligus mengevaluasi kembali alokasi BBM subsidi di Sumatera Selatan.

Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, kuota Bio Solar Sumsel tahun 2026 sebesar 629.509 kiloliter (KL). Hingga 4 Juli 2026, realisasi penyaluran telah mencapai 315.603 KL. Dengan rata-rata konsumsi 2.430 KL per hari, kuota diperkirakan habis pada 3 Desember 2026.

Ironisnya, menurut Gunhar, apabila jam operasional SPBU diperpanjang untuk mengurangi antrian, kuota justru diperkirakan habis lebih cepat, yakni sekitar 10 November 2026. Agar pasokan tetap aman hingga akhir tahun, Sumatera Selatan membutuhkan tambahan sekitar 437.400 KL Bio Solar.

"Ini menjadi dilema. Di satu sisi antrian harus diurai agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam. Namun di sisi lain, jika penyaluran ditingkatkan tanpa penambahan kuota, stok justru akan lebih cepat habis. Karena itu pemerintah harus segera menyetujui penambahan kuota BBM subsidi bagi Sumatera Selatan," ujarnya.

Legislator PDIP ini menambahkan, kebutuhan BBM subsidi di Sumsel terus meningkat seiring tingginya aktivitas transportasi, logistik, pertanian, perkebunan, hingga pertambangan. Hal itu juga tercermin dari meningkatnya penyaluran Bio Solar di wilayah Sumatera Selatan.

Sebelumnya, Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyampaikan rata-rata penyaluran Bio Solar yang sebelumnya sekitar 1,6 juta liter per hari meningkat menjadi sekitar 2,06 juta liter per hari pada Juli 2026. Peningkatan konsumsi tersebut, menurut Gunhar, menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terus bertambah sehingga alokasi kuota perlu segera diselesaikan.

"Pemerintah jangan menunggu sampai masyarakat semakin kesulitan mendapatkan BBM subsidi. Antrean panjang yang terus berulang bukan hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi beban bagi para sopir, petani, nelayan, dan pelaku usaha yang bergantung pada BBM subsidi," tegas Gunhar.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya