Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi BRI)

Bisnis

Laba BRI Tumbuh Double Digit di Kuartal I 2026, Kredit Tembus Rp1.562 Triliun

SELASA, 07 JULI 2026 | 23:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun pada kuartal I 2026. Angka tersebut tumbuh 13,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI mencapai Rp1.562 triliun atau meningkat 13,7 persen secara tahunan (yoy).

Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp1.555 triliun, naik 9,4 persen dibandingkan triwulan I 2025.


Perseroan juga mencatat perbaikan struktur pendanaan. Dana murah atau current account saving account (CASA) tumbuh 13,2 persen menjadi Rp1.058,6 triliun, sehingga rasio CASA meningkat menjadi 68,07 persen.

Penguatan dana murah tersebut mendorong penurunan cost of fund (CoF) menjadi 2,3 persen dari sebelumnya 3 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Perbaikan struktur pendanaan tersebut ditopang oleh meningkatnya transaksi melalui BRImo, Qlola by BRI, Business Merchant, dan QRIS BRI, yang turut memperkuat efisiensi pendanaan Perseroan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan perseroan akan terus memperkuat transformasi bisnis dengan mengandalkan fundamental yang solid.

"BRI akan terus melanjutkan transformasi dengan bertumpu pada fundamental yang kuat, penguatan bisnis inti, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru,” kata Hary dalam keterangannya, dikutip Selasa 7 Juli 2026.

Selain kinerja induk usaha, perusahaan anak BRI juga mencatat kontribusi positif. Hingga akhir Triwulan I 2026, entitas anak membukukan laba Rp3,89 triliun atau menyumbang 25,1 persen terhadap laba bersih konsolidasian BRI.

“Kami ingin memastikan pertumbuhan Perseroan tidak hanya tercermin pada kinerja keuangan, tetapi juga pada kontribusi nyata BRI dalam pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi kerakyatan, dan penciptaan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya