Berita

Ketua Gerakan Nusantara Raya (Gentara), Darmizal.

Politik

Pendukung Prabowo Diminta Jangan Ladeni Pembenci

SENIN, 06 JULI 2026 | 20:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua Gerakan Nusantara Raya (Gentara), Darmizal, mengimbau para pendukung Presiden Prabowo Subianto tidak terpancing meladeni kelompok yang terus melontarkan hujatan dan serangan terhadap pemerintah. Menurutnya, respons terhadap kelompok tersebut justru akan memperbesar pengaruh mereka di ruang publik.

Darmizal menilai pihak-pihak yang terus menyerang Prabowo memang sengaja mencari perhatian dengan membangun narasi negatif.

"Kalau kita layani mereka, tujuannya tercapai. Semakin kita layani, semakin senang mereka, karena mereka berperahu di gelombang yang kita ciptakan. Kita malah ikut joget di genderang yang mereka bunyikan," kata Darmizal dikutip dari Youtube Cumicumi, Senin, 6 Juli 2026.


Ia menilai kritik yang disampaikan sebagian pihak bukan lagi sekadar negative campaign, melainkan sudah mengarah pada black campaign dan pembunuhan karakter.

"Kalau hanya negative campaign masih oke. Ini sudah character assassination dan black campaign. Tujuannya menghancurkan," ujarnya.

Menurut Darmizal, kelompok yang selama ini menyerang pemerintah justru akan memperoleh keuntungan apabila tokoh-tokoh pendukung Prabowo ikut menanggapi setiap tudingan yang mereka lontarkan.

"Mereka itu kelompok nothing, sementara yang mereka serang adalah kelompok something. Ketika kita melayani mereka, martabat mereka naik. Jadi abaikan saja," tegasnya.

Darmizal juga menyayangkan masih adanya ruang yang diberikan kepada kelompok tersebut untuk terus menyebarkan narasi yang dinilainya hanya bertujuan memecah belah masyarakat.

"Ngapain kita memperbanyak dan mengamplifikasi orang-orang yang memang tujuannya mengganggu karena mereka benci. Fokus saja mengawal program-program Presiden Prabowo untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya