Berita

Suasana RDP Komisi VI DPR dengan PT Agrinas Palma Nusantara. (Foto: Repro YouTube DPR)

Politik

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

SENIN, 06 JULI 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PT Agrinas Palma Nusantara (APN) membantah isu perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebaliknya, perusahaan pelat merah itu justru tengah menyiapkan rekrutmen besar-besaran untuk memperkuat operasional.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Abdul Ghani mengatakan, peningkatan jumlah pekerja diperlukan untuk mendongkrak produktivitas perusahaan, khususnya dalam pengelolaan tanaman.

"Justru kami akan merekrut banyak pekerja, karena untuk meningkatkan produktivitas kami harus memastikan seluruh tanaman dikelola dengan baik," kata Abdul dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 6 Juli 2026.


Ia menjelaskan, proses rekrutmen akan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026 untuk memenuhi kebutuhan tenaga manajemen hingga pekerja lapangan.

Agrinas menargetkan merekrut 1.844 karyawan pimpinan, 9.500 mandor, dan 11.000 tenaga pemanen. Dengan demikian, total kebutuhan tenaga kerja yang disiapkan mencapai lebih dari 20 ribu orang.

"Kami merekrut 1.844 orang tenaga karyawan pimpinan, 9.500 orang mandor, dan 11.000 pemanen. Jadi lebih dari 20 ribu orang," kata Abdul. 

Abdul menambahkan, dalam perekrutan mandor dan tenaga pemanen, perusahaan akan memprioritaskan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.

"Kami untuk mandor dan karyawan panen akan mengutamakan dari daerah masing-masing, jadi bukan dari luar," tandas Abdul.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya