Berita

(Foto: Dok. Bank Mandiri)

Bisnis

Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

SENIN, 06 JULI 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan nilai tumbuh kepada masyarakat. 

Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, Bank Mandiri terus memperkuat perannya dalam mendorong perekonomian kerakyatan dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di berbagai daerah.

Konkritnya, bank berlogo pita emas ini memberikan bantuan berupa mesin tetas telur, perlengkapan dan peralatan lainnya kepada Koperasi Pemasaran Widuri Karya Nusantara di Desa Wonosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.


Dukungan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi multipihak dalam Program Nasional Miskin Ekstrem Pasti Kerja “Emak-Emak Jadi Pengusaha” yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. 

Melalui program ini, bank bersandi saham BMRI ini memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus menciptakan peluang usaha produktif bagi masyarakat rentan.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, bantuan tersebut dirancang untuk memperkuat model usaha produktif berbasis kawasan melalui budidaya Ayam Elba sebagai Ayam Petelur Berbasis Lokal yang mengintegrasikan seluruh rantai nilai usaha, mulai dari penetasan bibit, pembesaran ayam, produksi telur, hingga distribusi dan pemasaran.

Ia meyakini pengentasan kemiskinan memerlukan sinergi yang terintegrasi antara pemerintah, sektor swasta, koperasi, dan masyarakat. 

“Ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus melayani sepenuh hati dengan menghadirkan program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi secara berkelanjutan” ujar Adhika dalam keterangan tertulis, Senin 6 Juli 2026.

Adapun program ini menyasar perempuan produktif usia 18-45 tahun dari keluarga penerima bantuan sosial desil 1 hingga 4 yang berada di Desa Wonosari. Mereka berperan sebagai pelaku utama usaha pembesaran ayam petelur yang diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga.

Menurut Adhika, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama program ini karena perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rumah tangga. Namun, masih banyak perempuan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap modal, pelatihan, maupun peluang usaha produktif.

Melalui sinergi ekosistem layanan yang melibatkan koperasi sebagai offtaker kawasan, program ini juga memastikan keberlanjutan usaha para penerima manfaat. 

Koperasi Widuri akan berperan dalam pengumpulan hasil produksi serta distribusi telur dengan mekanisme harga yang adil dan stabil sehingga memberikan kepastian pasar bagi para pelaku usaha.

Inisiatif ini juga hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani berkualitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

 Dengan kemampuan produksi bibit secara mandiri melalui mesin tetas telur, masyarakat setempat diharapkan mampu menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan berdaya saing.

“Keunggulan yang berkelanjutan tidak hanya tercermin dari keberhasilan usaha yang tumbuh, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk mandiri dan menciptakan dampak ekonomi yang terus berkembang,” demikian Adhika.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya