Berita

Kolase dua tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah Jokowi, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Beda Kelas Gus Nur-Bambang Tri dan Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis

SENIN, 06 JULI 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dan Bambang Tri adalah contoh orang yang konsisten dalam kasus ijazah palsu Joko Widodo alias Jokowi. Keduanya tak gentar dan tak memilih jalan damai dengan Jokowi meskipun dengan resiko penjara.

"Keduanya memang terpenjara badannya. Tapi jiwanya merdeka, tak mengubah keyakinan meskipun dengan ancaman maupun iming-iming," kata sastrawan politik Ahmad Khozinudin, dikutip Senin 6 Juli 2026.

Menurut Khozinudin, Gus Nur maupun Bambang Tri telah mampu melewati ujian penjara, hingga tawaran kompensasi dunia untuk tidak mengubah keyakinan ijazah Jokowi yang palsu menjadi asli.


"Hari ini, keduanya sudah keluar dari penjara. Keduanya, langsung diterima masyarakat bahkan dianggap pahlawan dalam kasus ijazah palsu Jokowi," kata Khozinudin.

Adapun Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengambil jalan ke Solo dan tak lagi mempersoalkan ijazah Jokowi. 

"Padahal, dulu keduanya paling keras mengatakan ijazah Jokowi palsu, menggugat Jokowi di pengadilan," kata Khozinudin.

Saat ini, keduanya telah lepas dari resiko penjara karena mendapatkan SP-3. Namun, lepas dari penjara Jokowi tak membuat keduanya happy. 

"Saat ini, keduanya ‘dipenjara’ oleh teman- teman perjuangan juga kaumnya yang dulu membanggakannya sebagai pahlawan," kata Khozinudin.

Setiap tulisan yang dikirim Eggi maupun Damai, menjadi kering tak punya makna. Hingga tulisan mutiara Jumat yang berisi kalam illahi dan hadis nabi, tidak lagi memiliki arti.

"Tak ada lagi, forum diskusi maupun demonstrasi yang menghadirkan keduanya sebagai pembicara atau orator. Tak ada panggung, mereka telah merobohkan panggung mereka sendiri dihadapan umat. Mereka, yang menghapus jejak kepahlawanan dan menjauhkan umat dari mereka," pungkas Khozinudin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya