Berita

Indonesian Youth SDGs Summit atau IYSDGS 2026 di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Wujudkan Ketahanan Air dan Pangan

SENIN, 06 JULI 2026 | 11:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Universitas Bakrie melalui Program Studi Ilmu Politik kembali menyelenggarakan Indonesian Youth SDGs Summit atau IYSDGS 2026 di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta. 

Mengusung tema “Next-Gen Solutions for Energy and Food Security”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, akademisi, organisasi internasional, sektor swasta, komunitas, dan generasi muda dalam membahas isu ketahanan air, ketahanan pangan, energi, serta pembangunan berkelanjutan.

Rektor Universitas Bakrie, Prof. Sofia W. Alisjahbana, menyampaikan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda dapat mengambil peran aktif dalam isu keberlanjutan.


Prof. Sofia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membuka ruang pertemuan antara gagasan akademik, pengalaman lapangan, dan kebutuhan kebijakan publik.

“Isu sustainability membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Perguruan tinggi perlu hadir sebagai ruang yang mempertemukan pengetahuan, riset, inovasi, dan aksi nyata agar solusi yang lahir dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Sofia dalam keterangan tertulis, Senin 6 Juli.

Dalam sesi pembukaan, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno, menegaskan bahwa isu sustainability dan lingkungan hidup bukanlah isu baru dalam kerangka bernegara. 

Menurutnya, para pendiri bangsa telah meletakkan dasar mengenai pentingnya lingkungan hidup dalam konstitusi Indonesia.

Ia juga menekankan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah tercermin dalam Pasal 33 ayat 4 UUD 1945, yang menyatakan bahwa perekonomian nasional diselenggarakan dengan prinsip berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

“Pasal 33 ayat 4 menyatakan bahwa pembangunan ekonomi harus dilandaskan pada prinsip berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Artinya, sejak awal kita memiliki dasar konstitusional bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengabaikan keberlanjutan lingkungan” lanjutnya.

Sementara itu, tokoh lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Prof. Emil Salim, mengajak peserta untuk melihat pembangunan berkelanjutan sebagai agenda jangka panjang Indonesia. 

Ia menekankan pentingnya merintis pola pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan sosial dan lingkungan.

“Pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari angka pertumbuhan. Kita perlu memastikan bahwa pembangunan juga menjaga manusia, lingkungan, dan generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya