Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Variatif di Awal Pekan

SENIN, 06 JULI 2026 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka dengan pergerakan yang bervariasi pada perdagangan Senin, 6 Juli 2026.

Sebagian indeks membuka hari di zona hijau, sementara yang lain masih bergerak melemah di tengah perhatian investor terhadap pergerakan mata uang di kawasan.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 dibuka melemah 0,23 persen, sedangkan indeks Topix justru naik sekitar 0,2 persen.


Indeks Kospi Korea Selatan sempat bergerak datar saat pembukaan, namun kemudian menguat sekitar 0,61 persen. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun sekitar 1 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik tipis 0,09 persen ke level 8.851,70.

Sementara indeks Hang Seng Hong Kong dan Nifty 50 India belum bergerak karena pasar masih berada pada jeda perdagangan siang. Di China, indeks Shanghai Composite turun tipis sekitar 0,01 persen.

Di pasar valuta asing, Yen Jepang diperdagangkan di level 161,54 per Dolar AS, setelah pekan lalu sempat menyentuh posisi terlemah dalam 40 tahun terhadap dolar AS.

Sementara itu, Won Korea Selatan melemah sekitar 0,25 persen ke level 1.532,82 per Dolar AS. Pelemahan ini terjadi setelah Korea Selatan resmi memulai sistem perdagangan mata uang Won selama 24 jam, sebuah langkah yang diharapkan dapat meningkatkan akses investor global terhadap mata uang tersebut.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya