Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah). (Foto: Istimewa)

Politik

Bukan Sprint, Membangun Indonesia Adalah Pekerjaan Maraton

MINGGU, 05 JULI 2026 | 21:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Membangun Indonesia bukan membutuhkan visi besar, tetapi juga daya tahan untuk menjaganya tetap berjalan.

Begitu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) usai menuntaskan lari 10 kilometer pada Kostrad Run 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu 5 Juli 2026,

Ajang tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).


Diikuti sekitar 10.000 peserta dari berbagai kalangan, AHY memilih berlari sejauh 10 kilometer bersama ribuan peserta lainnya sekalipun dia sebagai undangan VIP.

Menurut AHY, pengalaman berlari memiliki makna yang tidak jauh berbeda dengan proses membangun bangsa.

“Membangun Indonesia adalah maraton, bukan sprint. Yang dibutuhkan bukan hanya kecepatan, tetapi daya tahan, disiplin, konsistensi, dan semangat untuk terus melangkah sampai garis akhir. Nilai-nilai itu pula yang selama ini menjadi karakter Kostrad,” ujar AHY.

Sebagai bagian dari keluarga besar Kostrad, AHY menyampaikan apresiasi atas pengabdian Kostrad selama 65 tahun menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-65 Kostrad. Selama enam setengah dekade, Kostrad telah menjadi salah satu garda terdepan pertahanan negara,” katanya.

Menurut Ketua Umum Partai Demokrat itu, dunia yang semakin dinamis menuntut Indonesia memiliki pertahanan yang kuat sekaligus masyarakat yang tangguh.

“Bangsa yang besar bukan hanya mampu berlari cepat ketika keadaan baik, tetapi juga mampu bertahan ketika menghadapi tantangan. Ketangguhan itulah yang harus terus kita bangun bersama,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya