Berita

Bupati Jember Muhammad Fawaid, saat audiensi dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu 24 Juni 2026. (Foto: Humas Kemensos)

Politik

Kemensos-Pemda Jember Hapus 14 Ribu Penerima Bansos Meninggal

MINGGU, 05 JULI 2026 | 09:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang sudah meninggal hingga belasan ribu, berhasil ditemukan Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawaid menjelaskan, data itu diperoleh dari hasil verifikasi dan validasi terhadap 16.775 penduduk Desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"DTSEN di Jember yang teridentifikasi meninggal dunia dan telah diterbitkan 14.462 akta kematian, menunjukkan terdapat 10.480 penerima bansos PBI JK, 2.845 KPM PKH, dan 3.317 KPM Sembako/BPNT," urainya dalam keterangan tertulis Kemensos, dikutip Minggu, 5 Juli 2026.


Kata sosok Bupati yang kerap disapa Gus Fawaid itu, pihaknya sudah menyampaikan hal tersebut kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, saat audiensi bersama Pemkab Brebes ke Kemensos, Rabu 24 Juni 2026. 

Dia memastikan, Pemerintah Kabupaten Jember mengerahkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk melakukan verifikasi dan validasi . 

"Kami ingin membantu pemerintah pusat melakukan verifikasi data. Saat ini kami sudah selesai verifikasi desil satu dan ke depan desil 2 sampai desil 4 atau 5 Jember akan terus membantu pemerintah pusat untuk verifikasi," ujarnya.

Merespon temuan tersebut, Wamensos yang biasa disapa Jabo itu memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya verifikasi ulang data penerima Bansos.

"Daerah seperti Jember ini bagus. Semua ASN diturunkan untuk melakukan ground check. Itu sangat membantu pemerintah pusat dan membantu Kemensos juga," katanya.

Menurutnya, pemerintah saat ini mendapat mandat Presiden untuk memastikan DTSEN semakin akurat, sehingga bantuan sosial tepat sasaran, dan Program Sekolah Rakyat berjalan optimal untuk mendukung pengentasan kemiskinan.

Menindaklanjuti temuan ini, Agus Jabo meminta agar hasil verifikasi segera disampaikan kepada Kementerian Sosial untuk dilakukan pemadanan dan cleansing data melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) di Kemensos.

"Nanti segera disampaikan ke Pusdatin. Kalau sudah dilakukan cleansing dan dinyatakan clear, data tersebut bisa segera dimutakhirkan dan ditambah kuota," tutur Jabo.

Selain pemutakhiran DTSEN, Pemerintah Kabupaten Jember juga menyampaikan keinginan untuk membantu verifikasi data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan pangan. 

Pemerintah daerah menilai masih diperlukan pengecekan lapangan untuk memastikan tidak terdapat penerima yang telah meninggal dunia, pindah domisili, maupun tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.

Agus Jabo menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai keterlibatan pemerintah daerah akan memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan ketepatan sasaran program bantuan sosial.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya