Berita

Wakil Ketua Umum MUI KH M Cholil Nafis. (Fpto: Istimewa)

Politik

MUI Ingatkan UI soal LGBT: Kampus Terbaik Harus Didik Mental-Spiritual Mahasiswa Baik

MINGGU, 05 JULI 2026 | 03:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Konten Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Psikologi Universitas Indonesia (UI) yang menyebut homoseksual bukan sebagai penyimpangan mengundang kritik tajam Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wakil Ketua Umum MUI KH M Cholil Nafis menegaskan bahwa status UI sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia membawa konsekuensi besar. 

Kiai Cholil mengatakan, predikat sebagai salah satu kampus terbaik menuntut pihak universitas untuk tidak sekadar berfokus pada capaian akademik, melainkan harus memastikan pembentukan mental dan spiritual mahasiswanya berjalan dengan baik.


Menurutnya, tugas utama sebuah universitas tidak boleh berhenti pada menara gading akademis, melainkan wajib mendidik karakter mahasiswanya secara utuh.

"UI sebagai kampus terbaik di Indonesia harus memastikan mahasiswa ada pada mental dan karakter yang baik. Tidak cukup hanya mengasah intelektualitasnya saja, tapi juga harus mengajarkan mental spiritual," kata Kiai Cholil, dikutip Minggu 5 Juli 2026.

Lebih lanjut, Kiai Cholil ini menekankan bahwa institusi pendidikan tinggi sekelas UI memikul tanggung jawab besar yang melampaui ruang kelas. 

Kampus memiliki kewajiban moral untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang diajarkan berjalan selaras dengan pembentukan kepribadian yang luhur.

Kiai Cholil menilai, narasi yang dibangun oleh kelompok mahasiswa terkait isu sensitif seperti homoseksual menunjukkan adanya celah dalam pemenuhan fungsi pendidikan karakter tersebut. 

Sebagai salah satu universitas paling berpengaruh di Indonesia, UI seharusnya menjadi pelopor dalam mencetak generasi yang matang secara intelektual sekaligus kokoh secara moral.

Kecerdasan otak semata, lanjut Rais Syuriah PBNU ini, tidak akan cukup untuk membawa dampak positif bagi bangsa jika tidak dibarengi dengan kematangan mental-spiritual.

Ia mengingatkan, pendidikan yang mengabaikan aspek pembentukan karakter dan spiritualitas dikhawatirkan akan melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik, namun asing dari nilai-nilai agama dan norma sosial yang berlaku di tengah masyarakat Indonesia.

"UI berkewajiban selain mengajarkan ilmu juga mendidik karakter mahasiswa agar tidak menjadi masalah di masa depan," pungkas Kiai Cholil.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya