Berita

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

KCIC:

Whoosh Angkut 184 Ribu Penumpang Asing, Malaysia Terbanyak

MINGGU, 05 JULI 2026 | 01:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat 184.740 warga negara asing (WNA) menggunakan layanan Whoosh sepanjang Januari hingga Juni 2026. 

Secara kumulatif sejak awal beroperasi pada Oktober 2023 hingga Juni 2026, kereta cepat tersebut telah melayani 866.458 penumpang mancanegara.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, tingginya jumlah penumpang asing menunjukkan Whoosh semakin diminati wisatawan internasional sebagai moda transportasi untuk perjalanan di koridor Jakarta-Bandung.


"Whoosh tidak hanya menjadi moda transportasi pilihan masyarakat Indonesia, tetapi juga semakin banyak digunakan oleh wisatawan mancanegara," ujar Eva dalam keterangan tertulis, Sabtu 4 Juli 2026.

Berdasarkan data KCIC, wisatawan asal Malaysia menjadi pengguna Whoosh terbanyak selama semester I 2026 dengan jumlah mencapai 74.902 penumpang. 

Pada Juni 2026 saja, penumpang asal Malaysia tercatat sebanyak 12.700 orang dari total 35.436 penumpang WNA yang menggunakan layanan tersebut.

Sementara itu, secara akumulatif sejak Whoosh beroperasi, Malaysia juga menjadi negara penyumbang penumpang asing terbesar dengan 373.433 penumpang. 

Posisi berikutnya ditempati Singapura sebanyak 106.010 penumpang, China 75.659 penumpang, Jepang 41.416 penumpang, Korea Selatan 28.144 penumpang, Australia 27.103 penumpang, Amerika Serikat 26.307 penumpang, Brunei Darussalam 22.213 penumpang, India 21.491 penumpang, dan Belanda 19.438 penumpang.

Menurut Eva, tingginya jumlah wisatawan asal Malaysia sejalan dengan besarnya kunjungan warga negara tersebut ke Indonesia, khususnya ke kawasan Bandung Raya yang menjadi salah satu destinasi favorit untuk berlibur, berbelanja, wisata kuliner, hingga perjalanan keluarga.

"Melalui layanan transportasi yang cepat, nyaman, dan terintegrasi, KCIC berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pariwisata nasional, meningkatkan konektivitas antardestinasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Jakarta, Bandung, dan sekitarnya," tandas Eva.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya