Berita

Ilustrasi

Bisnis

Respon PHK Massal Tokopedia, GoTo: Dampak ke Perseroan Terbatas

SABTU, 04 JULI 2026 | 22:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya buka suara terkait kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Tokopedia setelah perusahaan e-commerce tersebut berada di bawah kendali TikTok.

Direktur GOTO Simon Tak Leung Ho mengatakan perseroan menghormati langkah yang diambil manajemen Tokopedia dalam melakukan penyesuaian organisasi.

"Perseroan sebagai pemegang saham sebesar 24,99 persen di PT Tokopedia, menghormati setiap langkah-langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi," ujar Simon dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Sabtu, 4 Juli 2026.


GOTO menegaskan potensi dampak finansial dari kebijakan tersebut terhadap perseroan diperkirakan sangat terbatas.

"Perseroan mencatatkan investasinya di PT Tokopedia menggunakan metode ekuitas sesuai dengan PSAK 228, investasi pada entitas asosiasi dan Ventura Bersama. Dengan demikian, kemungkinan adanya dampak keuangan terhadap Perseroan hanya akan terbatas," jelas Simon.

Perseroan juga memperkirakan minimnya dampak material terhadap laporan laba rugi maupun biaya layanan e-commerce yang diterima GOTO dari Tokopedia.

"Terkait dengan aspek non-keuangan, Perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan dengan berita yang beredar tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, TikTok selaku pemegang saham mayoritas Tokopedia mengonfirmasi tengah melakukan penyelarasan organisasi, khususnya pada divisi riset dan pengembangan (R&D). Namun, perusahaan tidak mengungkap jumlah karyawan yang terdampak.

"Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," ujar juru bicara TikTok dalam keterangannya.

TikTok menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis jangka panjang.

"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," kata juru bicara tersebut.

Kabar PHK massal itu pertama kali mencuat setelah akun Instagram @ecommurz menyebut induk usaha TikTok, ByteDance, memangkas sekitar 90 persen karyawan Tokopedia dan hanya menyisakan sekitar 10 persen tenaga kerja pada awal Juli 2026.

Ini bukan pertama kalinya Tokopedia diterpa isu efisiensi pegawai. Sejak 75 persen sahamnya diakuisisi TikTok pada akhir 2023, perusahaan disebut telah beberapa kali melakukan perampingan organisasi sebagai bagian dari integrasi bisnis.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya