Berita

Peserta program Greenbus Pertamina 2026 Season 2 sedang melakukan aktivitas menggambar, memetik sayuran, dan mengolah minuma hasil kebun di Kampung Hijau Cemara, Jakarta. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

SABTU, 04 JULI 2026 | 21:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

  Jakarta masih menghadapi persoalan kualitas udara. Di tengah padatnya aktivitas perkotaan, polusi udara menjadi tantangan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan kebijakan pemerintah. 

Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. 

Semangat itulah yang ditebarkan Pertamina melalui program GreenBus Pertamina  2026. Tidak hanya program ini, Pertamina juga mempunyai program Sekolah Energi Berdikari STEM, di mana program edukasi lingkungan berbasis pengalaman yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran dan aksi nyata generasi muda terhadap isu keberlanjutan, menggunakan teknologi sederhana dan ilmu pengetahuan.


Kali ini Program GreenBus Pertamina mengunjungi Kampung Hijau Gang Cemara, Jakarta Utara, sebuah kawasan Program CSR binaan Pertamina yang berhasil mengubah lingkungan padat dan kumuh menjadi ruang hijau yang produktif. 

Di tempat ini, peserta diajak mengenal berbagai inovasi pengelolaan sampah, pertanian perkotaan, hingga ketahanan pangan yang seluruhnya dikelola bersama masyarakat.

Yasser, salah satu peserta GreenBus Pertamina perwakilan dari SMA Negeri 3 Jakarta mengaku semula mengira kawasan di pinggiran Jakarta memiliki kepedulian lingkungan yang rendah. Namun setelah melihat langsung, anggapan itu berubah.

"Saya justru senang melihat masyarakat di sini memiliki kepedulian yang luar biasa terhadap lingkungan, bahkan menurut saya lebih terasa dibandingkan beberapa kawasan di pusat kota," ujar Yasser.

Selama mengikuti GreenBus Pertamina, Yasser belajar mengolah sampah organik menjadi pakan ikan, mengenal pertanian perkotaan, hingga mencoba berbagai inovasi hasil panen. Ia mengaku banyak ilmu yang bisa diterapkan setelah kembali ke sekolah.

"Saya memang sedang menjalankan program bertema lingkungan. Jadi banyak ilmu yang bisa saya bawa pulang dan coba terapkan," katanya.

Bagi Yasser, GreenBus Pertamina bukan sekadar perjalanan edukatif, tetapi juga ruang yang mempertemukan generasi muda dengan praktik-praktik baik yang bisa ditiru di lingkungan masing-masing.

"GreenBus Pertamina bisa menjadi wadah yang mengantarkan anak-anak muda agar lebih peduli terhadap lingkungan. Program ini membuka wawasan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama," katanya.

Terpisah, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan bahwa program GreenBus Pertamina merupakan program edukasi yang dilakukan Pertamina dengan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk melihat dan terlibat langsung melalui berbagai aksi nyata terhadap isu keberlanjutan. Di tahun 2026 sendiri, ada 4 lokasi yang akan dikunjungi.

"Pada program ini para peserta yang terpilih akan diajak untuk mengeksplorasi praktik baik lingkungan, budaya lokal, teknologi, dan inovasi keberlanjutan melalui perjalanan edukatif, mentoring, serta program inkubasi," kata Baron dalam keterangan tertulis, Sabtu 4 Juli 2026.

Melalui GreenBus Pertamina, jelas Baron, para peserta tidak hanya diajak memahami persoalan lingkungan, tetapi juga menyaksikan bahwa solusi dapat dimulai dari lingkungan terkecil. 

Belajar dari Kampung Hijau Cemara, ketika masyarakat, komunitas, dan dunia usaha berjalan bersama, sebuah kampung mampu berubah menjadi ruang hijau yang produktif sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjaga lingkungan

“Selain Kampung Hijau Cemara, peserta juga akan kami ajak ke lokasi Program CSR Pertamina yang selaras dan menjalankan praktik baik pengelolaan lingkungan di Masyarakat, yaitu Kampung Eduwisata Bhinneka, Jakarta Pusat," demikian Baron.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya