Berita

(Foto: Dok. Satgas Habema 2026)

Nusantara

Uskup Jayapura dan Pangkogabwilhan III Pimpin Penghormatan Terakhir Pilot AMA

SABTU, 04 JULI 2026 | 16:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Uskup Jayapura Yanuarius Teofilus Matopai You bersama Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengawal proses kedatangan, penyerahan, dan penghormatan terakhir jenazah pilot Capt. Nicholas Francis Gosselin, di Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat malam, 3 Juli 2026.

Capt. Nicholas Francis Gosselin gugur saat menjalankan misi pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat pedalaman Papua usai pesawat PT AMA PK-RCY ditembak di Lapangan Terbang Ipdeheik, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo.

Jenazah diterbangkan dari Timika menuju Sentani menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737.


"Almarhum gugur saat menjalankan misi kemanusiaan untuk melayani masyarakat di pedalaman Papua. Kami mengutuk keras tindakan yang merenggut nyawa seorang pelayan kemanusiaan," kata Letjen Lucky dikutip Sabtu 4 Juli 2026.

Adapun prosesi diawali dengan penghormatan militer dan dilanjutkan penandatanganan berita acara penyerahan jenazah kepada pihak PT AMA yang diwakili Uskup Jayapura.

Selanjutnya jenazah diberangkatkan menuju Hanggar PT AMA di Sentani guna disemayamkan dan dilaksanakan ibadah penguatan.

Sementara itu, Uskup Jayapura menyampaikan bahwa PT AMA telah puluhan tahun melayani masyarakat Papua melalui bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pelayanan gereja.

"Misi AMA adalah misi kemanusiaan. Pesawat-pesawat kami hadir untuk melayani masyarakat pedalaman. Kami mengutuk keras tindakan penembakan dan pembakaran pesawat yang telah merenggut nyawa seorang pelayan kemanusiaan," ungkapnya.

Berangkat dari peristiwa ini, Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya