Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat mengunjungi Yonif TP 937/Satria Kalijaga di Demak, Jawa Tengah, Jumat./Dok akun instagram @sjafrie.sjamsoeddin 

Pertahanan

Menhan Sjafrie Jelaskan Peran Yonif Teritorial Pembangunan dalam Membantu Masyarakat

SABTU, 04 JULI 2026 | 14:51 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) harus mengabdi dengan sungguh-sungguh dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di sekitarnya.

Hal itu disampaikan Sjafrie melalui akun Instagram resminya, @sjafrie.sjamsoeddin, usai mengunjungi Yonif TP 937/Satria Kalijaga di Demak, Jawa Tengah, Jumat. Pernyataan tersebut dikutip redaksi pada Sabtu, 4 Juli 2026.

"Prajurit Yonif TP harus hadir sebagai kekuatan pertahanan yang disiplin, tangguh, dekat dengan rakyat dan mampu berkontribusi bagi pembangunan nasional," kata Sjafrie.


Ia menjelaskan, keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya berfungsi menjaga pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran tersebut diwujudkan melalui pelayanan kesehatan, pembangunan infrastruktur desa, hingga menjadi penggerak perekonomian lokal dengan mengembangkan perkebunan sayur maupun buah-buahan.

Menurut Sjafrie, hasil perkebunan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari maupun dijual kembali sehingga memberikan nilai ekonomi.

Ia menambahkan, seluruh peran tersebut hanya dapat dijalankan secara optimal apabila Yonif Teritorial Pembangunan didukung dengan fasilitas yang memadai dan berkualitas.

"Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan, pembinaan prajurit, serta penguatan peran Yonif Teritorial Pembangunan dalam mendukung pertahanan negara, ketahanan wilayah, dan pengabdian nyata kepada masyarakat," kata Sjafrie.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya