Berita

Gedung Bank Negara Indonesia (BNI) Jakarta. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Permudah Reaktivasi Mobile Token BNIdirect melalui Kanal Resmi

SABTU, 04 JULI 2026 | 13:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat layanan perbankan digital dengan menghadirkan kemudahan reaktivasi Mobile Token bagi pengguna BNIdirect Cash dan BNIdirect Bisnis. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya BNI menjaga keamanan sekaligus kenyamanan nasabah dalam bertransaksi secara digital.

Mobile Token merupakan salah satu fitur penting pada layanan BNIdirect yang berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan dalam proses otorisasi transaksi. Karena itu, BNI menyediakan mekanisme reaktivasi melalui kanal resmi agar nasabah dapat segera kembali mengakses layanan apabila mengalami kendala.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menjelaskan bahwa BNI terus berkomitmen menghadirkan layanan yang aman sekaligus mudah diakses oleh nasabah.


"BNI terus berupaya menghadirkan layanan yang memberikan rasa aman dan kemudahan bagi nasabah. Apabila terdapat kebutuhan reaktivasi Mobile Token, nasabah dapat memanfaatkan kanal resmi BNI agar proses dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Okki dalam keterangan tertulis yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2026.

Reaktivasi Mobile Token dapat dilakukan ketika aplikasi terhapus, terkunci, menampilkan pesan kesalahan (error message), atau terblokir. Selain itu, layanan ini juga dapat dimanfaatkan saat nasabah berganti perangkat, lupa PIN, maupun menghadapi kendala teknis lainnya.

Untuk melakukan reaktivasi, nasabah dapat menghubungi Relationship Manager (RM), mendatangi kantor cabang BNI, atau memanfaatkan kanal layanan resmi BNI. Selanjutnya, nasabah akan diminta mengisi formulir layanan BNIdirect sebagai bagian dari proses administrasi dan verifikasi. Setelah seluruh tahapan selesai, BNI akan memberikan panduan aktivasi kembali sesuai prosedur yang berlaku guna memastikan keamanan akses dan otorisasi transaksi tetap terjaga.

Di tengah meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital, BNI juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan PIN, kode token, serta informasi akses lainnya. Nasabah diimbau untuk tidak membagikan data tersebut kepada pihak mana pun demi menghindari potensi penyalahgunaan.

"Keamanan dan kenyamanan transaksi digital menjadi prioritas BNI. Kami mengajak nasabah untuk terus memanfaatkan kanal resmi BNI agar setiap kebutuhan layanan dapat memperoleh penanganan yang tepat," kata Okki.

Sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati, BNI akan terus menghadirkan layanan digital yang responsif dan tepercaya. Nasabah yang membutuhkan informasi mengenai reaktivasi Mobile Token maupun layanan BNIdirect lainnya dapat menghubungi BNI Call 1500046, Service Action Team (SAT) di 021-29946046, atau layanan WhatsApp SAT di nomor 0858 5000 1946. Informasi lebih lanjut juga tersedia melalui www.bni.co.id.

Melalui kemudahan reaktivasi Mobile Token dan optimalisasi kanal layanan resmi, BNI terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman perbankan digital yang aman, nyaman, dan tepercaya bagi seluruh nasabah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya