Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Pasar Kripto Stagnan, Bitcoin Sentuh Level 62.400 Dolar AS

SABTU, 04 JULI 2026 | 13:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin menguat 1,46 persen ke level 62.448 Dolar AS di tengah pergerakan pasar kripto yang relatif stagnan.

Dikutip dari CoinMarketCap, Sabtu, 4 Juli 2026, pendorong utama kenaikan harga berasal dari arus dana ETF Bitcoin spot AS. Pada 2 Juli, ETF Bitcoin mencatat arus masuk bersih (net inflow) sebesar 221,7 juta Dolar AS, mengakhiri tren arus keluar selama 10 hari berturut-turut yang sebelumnya telah mencapai lebih dari 2,7 miliar Dolar AS. ETF FBTC milik Fidelity menjadi penyumbang terbesar dengan arus masuk sekitar 166 juta Dolar AS.

Berakhirnya arus keluar dana ini dipandang sebagai sinyal bahwa minat investor institusi mulai kembali. Selama beberapa pekan terakhir, arus keluar dari ETF dianggap sebagai pertanda negatif karena mencerminkan berkurangnya permintaan dari investor besar. Kini, pembalikan tersebut memberi harapan bahwa tekanan jual mulai mereda.


Sentimen positif juga didukung kondisi ekonomi AS. Laporan ketenagakerjaan yang lebih lemah dari perkiraan, yakni hanya bertambah 57 ribu lapangan kerja dibandingkan ekspektasi 110 ribu, memunculkan harapan bahwa tekanan inflasi mulai mereda sehingga peluang kenaikan suku bunga tambahan menjadi lebih kecil. Kondisi ini biasanya mendukung aset berisiko seperti Bitcoin.

Di saat yang sama, likuidasi posisi short atau taruhan terhadap penurunan harga Bitcoin mencapai sekitar 61,85 juta Dolar AS dalam 24 jam terakhir. Penutupan paksa posisi short tersebut turut mendorong kenaikan harga karena pelaku pasar harus membeli kembali Bitcoin untuk menutup posisi mereka.

Dalam jangka pendek, pelaku pasar akan mencermati apakah arus masuk dana ke ETF dapat berlanjut. Selama Bitcoin mampu bertahan di atas level support 61.377 Dolar AS, peluang menguji level resistance di kisaran 63.619 Dolar AS masih terbuka.

Selain itu, pasar juga menunggu perkembangan pembahasan Bitcoin Clarity Act di Senat AS yang berpotensi menjadi sentimen tambahan bagi pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.

Secara keseluruhan, prospek Bitcoin masih cenderung positif, didukung oleh kembalinya permintaan dari investor institusi dan membaiknya sentimen makroekonomi. Namun, reli ini masih memerlukan konfirmasi melalui arus masuk ETF yang konsisten. Sebaliknya, jika harga turun menembus level 61.377 Dolar AS, Bitcoin berisiko kembali menguji area support berikutnya di sekitar 58.000 Dolar AS.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya