Berita

Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

SABTU, 04 JULI 2026 | 01:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran orang dekat Bupati Langkat Syah Afandin sekaligus mantan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) yang diduga menjadi kurir uang suap dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengatakan, peristiwa OTT bermula ketika pada akhir Juni 2026, Syahrial (SYH) selaku orang dekat bupati sekaligus mantan anggota DPRD Sumut kembali meminta uang Rp300 juta kepada Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB) selaku pihak swasta sekaligus Tim Sukses Syah Afandin pada Pilkada 2024 sebagai bagian dari komitmen fee proyek.

Namun, pada 1 Juli 2026, Yaqub mengaku hanya sanggup memenuhi permintaan tersebut sebesar Rp100 juta.


"Pada Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, SAF menghubungi YQB untuk bertemu setelah selesai acara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Namun sekitar pukul 23.00 WIB, ZK (Zulkifli) selaku driver Bupati menghubungi YQB untuk meminta SAF balik arah karena mengetahui tim KPK sedang berada di Kabupaten Langkat," kata Taufik kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat malam, 3 Juli 2026.

Keesokan harinya, Kamis, 2 Juli 2026, Syah Afandin kembali menghubungi Yaqub melalui Syahrial. Saat itu, Syahrial menyampaikan situasi sedang "memanas" sehingga uang Rp100 juta diminta diserahkan melalui dirinya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Yaqub dan Syahrial bertemu di sebuah kafe di Kota Medan untuk melakukan serah terima uang Rp100 juta.

Usai menerima uang tersebut, Syahrial bergerak menuju Kota Binjai. Namun, di tengah perjalanan, tim KPK menghentikan kendaraan yang ditumpanginya dan menemukan uang Rp100 juta di bawah jok kursi penumpang depan.

Dalam rangkaian OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang di Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan, yakni Syah Afandin (SAF) selaku Bupati Langkat periode 2025-2030, Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB) selaku pihak swasta sekaligus Tim Sukses Syah Afandin pada Pilkada 2024.

Selanjutnya, Ilhamsyah Bangun (IM) selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Syahrial (SYH) selaku orang dekat Bupati sekaligus mantan Anggota DPRD Sumatera Utara, Akbar (AKB) selaku ajudan Bupati, Zulkifli (ZK) selaku driver Bupati, dan Sugiarto (SG) selaku pihak swasta.

Berdasarkan alat bukti yang diperoleh, KPK kemudian meningkatkan perkara ke tahap penyidikan dan menetapkan Syah Afandin sebagai tersangka penerima suap, serta Yaqub sebagai tersangka pemberi suap.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya