Eka Fitriyani Wulandari, Mantri BRI Unit Salakan, BRI Branch Office Luwuk. (Foto: Dok BRI)
Ombak dan perjalanan laut menjadi bagian dari rutinitas Eka Fitriyani Wulandari dalam menjalankan tugasnya sebagai Mantri BRI Unit Salakan, BRI Branch Office Luwuk.
Perempuan berusia 34 tahun itu secara rutin menyeberangi lautan untuk memastikan layanan keuangan tetap menjangkau masyarakat di Pulau Bungin, Bakalan, dan Bulungkobit, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
Bagi Eka, kondisi cuaca yang berubah-ubah maupun keterbatasan sarana transportasi laut bukan menjadi penghalang untuk melayani masyarakat di wilayah kepulauan.
Eka bergabung dengan BRI sejak 2014 dan mulai mengemban tugas sebagai mantri pada 2018 setelah sebelumnya bertugas sebagai
teller dan
customer service. Menurutnya, profesi mantri memberikan kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memahami kebutuhan mereka secara langsung.
"Saya memilih berkarier sebagai mantri karena peran ini sangat dekat dengan masyarakat. Saya bisa bertemu langsung, berbaur, dan memahami kebutuhan nasabah di lapangan," kata Eka, dikutip Jumat 3 Juli 2026.
Dalam menjalankan tugasnya, Eka tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga rutin mengunjungi nasabah, mendampingi Agen BRILink, hingga menggelar pertemuan dengan kelompok usaha masyarakat.
Mayoritas warga di wilayah tersebut menggantungkan mata pencaharian sebagai nelayan, petani kelapa, dan pelaku usaha sembako.
Melalui berbagai pertemuan itu, Eka turut memberikan edukasi terkait pengelolaan usaha sekaligus membantu masyarakat mengakses layanan perbankan.
Untuk menjangkau pulau-pulau tersebut, Eka harus menggunakan kapal maupun perahu dengan fasilitas yang terbatas. Kondisi perjalanan yang tidak selalu bersahabat menjadi tantangan yang harus dihadapi dalam setiap kunjungan.
"Saya tetap menjalaninya dan bersyukur karena melihat antusiasme masyarakat membuat seluruh perjalanan terasa sepadan," kata Eka.
Selain menghadapi medan perjalanan, Eka juga harus beradaptasi dengan keterbatasan infrastruktur di wilayah kepulauan, termasuk akses listrik yang memengaruhi komunikasi dengan nasabah.
Waktu kunjungan yang terbatas juga membuat setiap pertemuan harus dimanfaatkan secara maksimal.
Di sisi lain, ia juga menjalankan peran sebagai seorang ibu yang terkadang harus berjauhan dengan keluarga, termasuk anaknya yang masih berusia tiga tahun.
"Kita harus percaya diri karena pada akhirnya diri kita sendiri yang akan membantu melewati setiap tantangan," kata Eka.
Sementara itu, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengapresiasi dedikasi Eka yang terus konsisten menghadirkan layanan perbankan bagi masyarakat hingga ke wilayah kepulauan.
Menurutnya, semangat yang ditunjukkan Eka mencerminkan dedikasi para Mantri BRI dalam memperluas inklusi keuangan, termasuk di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil).