Berita

Ilstrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

BP BUMN Matangkan Skema Pendanaan Restrukturisasi Dua BUMN Karya

KAMIS, 02 JULI 2026 | 13:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mempercepat restrukturisasi terhadap dua BUMN karya, yakni PT PP (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 

Langkah tersebut ditempuh dengan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyiapkan skema pembiayaan yang mendukung transformasi kedua perusahaan.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan restrukturisasi tidak sekadar ditujukan untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan, tetapi juga menjadi fondasi bagi penguatan bisnis BUMN karya agar lebih sehat dan berkelanjutan.


"Kita belajar dari pengalaman. Restrukturisasi ini harus menjadi titik balik untuk membangun BUMN Karya yang lebih kuat, lebih sehat dan memiliki tata kelola yang lebih baik sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan mendukung pembangunan nasional," ujar Dony Oskaria dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 2 Juli 2026. 

Sebagai bagian dari proses tersebut, Dony memimpin rapat bersama jajaran direksi Bank Mandiri, BRI, BNI, PT PP, dan PT Adhi Karya. Pertemuan itu membahas perkembangan restrukturisasi sekaligus mematangkan skema pendanaan yang akan disiapkan Himbara.

Pemerintah memandang dukungan sektor perbankan memiliki peran penting untuk memastikan proses restrukturisasi berjalan sesuai rencana. Karena itu, pembiayaan yang disiapkan tidak akan diberikan secara menyeluruh, melainkan difokuskan pada proyek-proyek yang memiliki prospek bisnis jelas, menghasilkan arus kas yang terukur, dan mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan.

Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat likuiditas kedua BUMN, tetapi juga meningkatkan kualitas portofolio proyek sehingga setiap pendanaan dapat memberikan dampak terhadap perbaikan kinerja perusahaan.

Melalui skema pembiayaan yang lebih selektif, restrukturisasi diharapkan menjadi titik awal bagi PT PP dan PT Adhi Karya untuk memperbaiki struktur keuangan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah tantangan industri konstruksi yang semakin kompetitif.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya