Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan hangat kepada Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Turun dari kendaraan resmi dengan mengenakan setelan jas biru tua, Lukashenko tampak sumringah ketika melihat Prabowo yang telah menunggunya.
Keduanya kemudian berjabat tangan sebelum berpelukan hangat, memperlihatkan hubungan akrab di antara kedua kepala negara.
Setelah itu, mereka berjalan berdampingan menuju mimbar utama untuk mengikuti upacara penyambutan kenegaraan.
Suasana semakin khidmat ketika lagu kebangsaan Indonesia dan Belarusia dikumandangkan, diiringi dentuman meriam kehormatan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan inspeksi pasukan kehormatan. Kedua pemimpin saling memperkenalkan pejabat masing-masing.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang hadir yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Rangkaian penyambutan berlanjut di ruang kredensial untuk penandatanganan buku tamu kenegaraan.
Di ruangan itu terjadi momen yang menarik perhatian. Usai membubuhkan tanda tangannya menggunakan pena emas yang telah disiapkan, Lukashenko secara spontan menyerahkan pena tersebut kepada Prabowo.
Prabowo tampak sedikit terkejut dan bingung. Namun, Presiden RI langsung menerima hadiah itu dan menyimpan pena emas tersebut ke dalam saku jasnya, disambut senyum dari Lukashenko.
Setelah berfoto bersama, kedua pemimpin negara melanjutkan agenda ke Ruang Jepara untuk menggelar pertemuan empat mata.
Pertemuan akan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral guna membahas penguatan kerja sama antara Indonesia dan Belarusia di berbagai bidang.