Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Aksi Jual Saham Teknologi Seret Wall Street ke Zona Merah

KAMIS, 02 JULI 2026 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak melemah akibat aksi jual yang menekan saham-saham teknologi.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 1 Juli 2026, waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 13,96 poin atau 0,03 persen ke level 52.305,24. Sementara S&P 500 melemah 0,22 persen menjadi 7.483,23 dan Nasdaq Composite turun lebih dalam, yakni 0,66 persen ke posisi 26.040,03.

Tekanan terbesar datang dari saham-saham produsen chip. Indeks semikonduktor anjlok 6,3 persen, menjadikannya sektor dengan kinerja terburuk pada hari itu. Pelaku pasar mulai khawatir terhadap tingginya valuasi perusahaan teknologi serta besarnya belanja untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).


Meski demikian, saham Meta Platforms melonjak 8,8 persen setelah Bloomberg melaporkan perusahaan tersebut tengah membangun bisnis layanan cloud untuk menjual kelebihan kapasitas komputasi AI kepada pelanggan. Kenaikan Meta membantu menahan penurunan yang lebih dalam pada S&P 500 dan Nasdaq.

Investor juga memilih bersikap hati-hati menjelang libur panjang Hari Kemerdekaan AS pada 4 Juli. Selain itu, perhatian pasar masih tertuju pada perkembangan hubungan AS dan Iran. Putaran terbaru pembicaraan tidak langsung antara kedua negara yang berlangsung pada Rabu berakhir tanpa tanda-tanda kemajuan berarti menuju kesepakatan damai yang lebih permanen.

Dari sisi ekonomi, pelaku pasar menantikan laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Kamis. Data tersebut diperkirakan menjadi salah satu acuan penting bagi arah kebijakan suku bunga bank sentral AS ke depan.

Ketua Federal Reserve, Kevin Warsh, mengatakan risiko inflasi mulai mereda dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, ia menegaskan bank sentral tetap berkomitmen menjaga target inflasi 2 persen dan tidak akan melonggarkan kebijakan moneter hanya karena adanya desakan politik untuk memangkas suku bunga.

Pernyataan tersebut sempat membuat pelaku pasar sedikit menurunkan ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga. Namun, berdasarkan data LSEG, pasar masih memperkirakan setidaknya akan ada satu kali kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada tahun ini.

Sementara itu, data dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan aktivitas manufaktur AS melambat pada Juni, meski secara umum masih berada pada level yang cukup kuat.

Di luar sektor teknologi, saham produsen aluminium Alcoa merosot 8,9 persen setelah perusahaan tambang asal Australia, South32, menyepakati penjualan sebagian besar aset aluminiumnya kepada Alcoa.

Meski ditutup melemah pada perdagangan hari itu, kinerja Wall Street sepanjang kuartal II tetap sangat positif. S&P 500 dan Nasdaq membukukan kenaikan kuartalan terbesar sejak 2020, sedangkan Dow Jones mencatat performa kuartalan terbaiknya sejak 2022.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi di bursa AS mencapai sekitar 19,71 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata 20 hari perdagangan terakhir yang mencapai 23,36 miliar saham.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya