Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Unggahan akun X @RTErdogan)

Dunia

Turki Kerahkan 2 Pesawat Militer dan Tim SAR ke Venezuela

RABU, 01 JULI 2026 | 08:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah upaya penyelamatan korban gempa yang masih berlangsung di Venezuela, Turki bergerak cepat mengirimkan bantuan kemanusiaan. 

Presiden Recep Tayyip Erdogan melalui unggahannya di media sosial X mengatakan negaranya akan membantu Venezuela dengan kemampuan yang dimiliki.

"Kami mendukung sahabat kami, rakyat Venezuela, yang diguncang dua gempa bumi besar, dengan seluruh kemampuan yang kami miliki," tulis Erdogan, dikutip Rabu, 1 Juli 2026.


Ia menjelaskan, di bawah koordinasi Otoritas Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) dan bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Nasional, Turki bergerak cepat mengirimkan dua pesawat angkut militer yang membawa tim penyelamat dan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Sebanyak 75 personel, lima kendaraan pencarian dan penyelamatan, serta enam anjing pelacak telah tiba di Venezuela dan langsung memulai operasi pencarian korban.

"Selain terus berkoordinasi dengan mekanisme bantuan internasional, kami berkontribusi dalam operasi pencarian dan penyelamatan sekaligus menyiapkan pemenuhan kebutuhan kemanusiaan yang paling mendesak di wilayah bencana," ujar Erdogan.

Menurutnya, berbagai pemerintah daerah di Turki juga ikut menggalang bantuan bagi masyarakat Venezuela sebagai bentuk solidaritas.

"Kami sekali lagi menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Venezuela. Bangsa Turki akan terus berdiri dan tetap berada di sisi mereka," tegas Erdogan.

Hingga 30 Juni 2026, operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak. Jumlah korban tewas dilaporkan telah melampaui 1.900 orang, lebih dari 10.000 orang mengalami luka-luka, sementara puluhan ribu lainnya masih dilaporkan hilang atau mengungsi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya