Berita

TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

RABU, 01 JULI 2026 | 04:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Warga yang berdomisili di sekitar TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi mengeluhkan keterlambatan pencairan kompensasi uang bau. Keterlambatan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Jika mekanisme baru diklaim bertujuan mempercepat pencairan, mengapa pembayaran periode Maret-April 2026 baru direalisasikan pada Juni 2026?

Pencairan periode Maret-April baru diterima warga pada Juni 2026 atau mengalami keterlambatan sekitar dua bulan.


Sementara hingga akhir Juni, kompensasi untuk periode Mei-Juni masih belum diterima penerima manfaat.

Keterlambatan ini tentunya merembet ke Pemprov DKI Jakarta selaku pengelola TPST Bantar Gebang.

“Jika merujuk pada PT Godang Tua Jaya selaku pengelola TPST Bantar Gebang sebelumnya, untuk keterlambatan pencairana dana kompensasi bisa dikatakan sangat kecil kemungkinannya," kata Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah, dikutip Rabu 1 Juli 2026.

Keterlambatan itu, kata Amir, bisa diatasi oleh PT Godang Tua Jaya dengan dana cadangan yang telah disiapkan.

Menurut Amir, PT Godang Tua Jaya menganggap warga sekitar TPST Bantar Gebang merupakan mitra dalam pengelolaan sampah.

“Jadi, untuk menyelesaikan uang bau tidak perlu menunggu dana APBD dulu,” ujar Amir.

Untuk diketahui, besaran kompensasi uang bau setiap warga di empat kecamatan Rp400 ribu. Pembayaran per tiga bulan.

Ternyata ada perubahan skema pembayaran dari pertiga bulan menjadi dua bulan. Namun dalam pelaksanaannya terjadi keterlambatan.

Namun menilik skema penyelesaian kompensasi uang bau dinalai parsial, tidak menyeluruh. 

“Alangkah lebih baik Gubernur DKI Jakarta menyelesaikan masalah persampahan secara menyeluruh dan tuntas, bukan secara parsial yang hanya menyelesaikan masalah per kasus saja,” kata Amir.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya