Berita

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Wamensos Klaim Keberhasilan Sekolah Rakyat dalam Setahun

SELASA, 30 JUNI 2026 | 20:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dalam 1 tahun terakhir, Sekolah Rakyat menjadi salah satu ikhtiar pemerintah untuk menangani masalah anak-anak putus sekolah, belum sekolah, dan tidak sekolah, dari keluarga miskin ekstrem. 

Meski baru seumur jagung, namun program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut dicap berhasil oleh Kementerian Sosial.

“Memang tidak mudah pada awalnya, tapi alhamdulillah selama setahun ini, secara umum program dan pelaksanaan Sekolah Rakyat ini cukup berhasil. Terbukti misalnya, anak-anak ataupun siswa yang tadinya, kurang percaya diri, menjadi percaya diri. Yang tadinya badannya kurus, menjadi gemuk,” ujar Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam keterangan tertulis Kemensos, Selasa, 30 Juni 2026.


Agus Jabo menekankan, seluruh anak Indonesia harus memperoleh pendidikan yang layak, di samping juga tidak hanya fokus pada pendidikan anak namun juga pemberdayaan keluarganya, untuk memutus mata rantai kemiskinan. 

“Yang tidak mampu, negara yang harus menyekolahkan. Ini konsep Sekolah Rakyat seperti itu,” jelasnya.  

"Dan kita memberdayakan orangtua siswa ini supaya bisa mandiri, mendapatkan penghasilan sendiri dan hidupnya juga sejahtera,” sambung Jabo.

Melihat besarnya manfaat serta hasil yang telah dicapai, Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Ali Yusuf menyampaikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat.

“Pasti dukung 100 persen. Karena ini cara Bapak Presiden untuk mendorong anak-anak yang tidak punya mimpi bisa diwujudkan,” ujar Furtasan.

Ia juga menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat perlu terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional.

Dukungan terhadap Sekolah Rakyat juga datang dari Konsultan Pendidikan dan Karier Ina Liem. Dia menyampaikan bahwa konsep Sekolah Rakyat memiliki dasar yang berkaitan dengan kondisi rumah anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Jadi idenya memang sangat bagus. Karena pendidikan itu kan dimulai dari rumah sebetulnya ya, bukan dari sekolah. Tapi masalah masyarakat miskin dan miskin ekstrim, rumahnya ini kan tidak kondusif untuk pendidikan,” ujar Ina.

Ia menilai bahwa pola sekolah berasrama memberi ruang bagi anak untuk mendapat pendampingan yang lebih teratur.

Karenanya, Agus Jabo kembali menekankan bahwa Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah negara untuk memutus transmisi kemiskinan. 

“Presiden tidak ingin kalau orang tuanya miskin, anaknya ikut miskin. Jadi sekolah rakyat inilah jawaban dari negara untuk memutus rantai kemiskinan,” pungkasnya.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya