Berita

Ilustrasi Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

SELASA, 30 JUNI 2026 | 18:05 WIB | OLEH: TIFANI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino 2026 berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Fenomena El Nino merupakan pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, sehingga memengaruhi pola cuaca global.

Fenomena ini akan semakin berdampak jika terjadi bersamaan dengan IOD positif, yakni kondisi ketika suhu permukaan laut di Samudra Hindia bagian barat lebih hangat dibandingkan bagian timur. Daerah yang berada di selatan garis khatulistiwa diperkirakan akan mengalami dampak paling signifikan, terutama selama puncak musim kemarau pada Juli hingga Oktober 2026.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan berbagai sektor untuk meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini guna mengantisipasi risiko kekeringan, gangguan produksi pangan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga penurunan kualitas udara. Berikut wilayah yang diperkirakan terdampak El Nino 2026 beserta potensi dampaknya.


Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, beberapa wilayah diperkirakan mengalami penurunan curah hujan di bawah kondisi normal selama periode Juli hingga Oktober 2026. Wilayah tersebut meliputi: BMKG memperkirakan curah hujan di wilayah-wilayah tersebut akan berada di bawah rata-rata klimatologis. Kondisi ini dipengaruhi oleh menguatnya fenomena El Nino yang berpeluang mencapai kategori kuat hingga 98 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya