Berita

Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Tangkapan layar dari YouTube PSI)

Politik

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

SELASA, 30 JUNI 2026 | 17:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat adat Sekappung Limo Migo di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, menolak jika kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dimanfaatkan untuk kepentingan politik, termasuk dikaitkan dengan agenda Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Penolakan itu disampaikan Panitia Festival Budaya Sekappung Limo Migo yang menegaskan prosesi adat merupakan kegiatan sakral dan tidak boleh dicampur dengan aktivitas politik.

Ketua Pelaksana Festival Budaya Sekappung Limo Migo, Ibrahim Restusaka mengatakan, panitia tidak melarang Jokowi hadir. Namun, kehadiran mantan presiden itu diminta dilakukan setelah seluruh rangkaian prosesi adat selesai atau di atas pukul 11.00 WIB.


"Kami tidak mau acara sakral adat budaya Sekappung Limo disusupi agenda politik. Boleh hadir asalkan acara sakral sudah selesai, di atas pukul 11.00," ujar Ibrahim saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu, 28 Juni 2026.

Menurut Ibrahim, keputusan tersebut diambil demi menjaga kemurnian nilai-nilai adat dan budaya yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat. Di tengah polemik itu, Jokowi akhirnya membatalkan kunjungan ke Pugung Raharjo. Padahal, sesuai agenda semula, ia dijadwalkan mengikuti kirab budaya dan menyapa warga di kawasan Taman Purbakala Pugung Raharjo.

Pembatalan tersebut memicu kekecewaan ribuan warga yang telah menunggu sejak pagi. Sejumlah warga bahkan menolak menerima paket sembako yang sedianya dibagikan dalam rangkaian kunjungan.

Spanduk bergambar Jokowi yang terpasang di kawasan Taman Purbakala juga dicopot. Panitia yang telah mempersiapkan festival selama hampir satu bulan turut meluapkan kekecewaan dengan melepas tanda pengenal kepanitiaan dan membuangnya ke tanah.

Tokoh Adat Pugung Raharjo, Ahmad Kausar p.n. Pagar Alam mengatakan, seluruh persiapan kunjungan telah dilakukan mengikuti arahan tim Jokowi dari Jakarta.

"Kami telah mempersiapkan acara ini satu demi satu tahapan sesuai standar dan SOP yang diberikan oleh tim Bapak Jokowi dari pusat," katanya.

Menurut Ahmad, sempat terjadi ketegangan ketika perwakilan rombongan menyampaikan pembatalan kunjungan tanpa memberikan penjelasan yang jelas kepada masyarakat. Situasi baru kembali kondusif setelah para tokoh adat memberikan penjelasan kepada warga.

Ia menegaskan, masyarakat sebenarnya lebih menginginkan kehadiran langsung Jokowi dibandingkan bantuan sembako. "Warga tidak mau sembako. Yang mereka inginkan Bapak Jokowi hadir di tengah-tengah kami," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan agenda hari ketiga kunjungan di Lampung, Jokowi hanya menghadiri sejumlah kegiatan di Kabupaten Lampung Tengah. Ia dijadwalkan bertemu pelaku UMKM, membagikan paket sembako di Pasar Kota Gajah, serta bersilaturahmi dengan para kiai dan santri di sebuah pondok pesantren di Lempuyang, Bandar Jaya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari Jokowi maupun tim pendamping terkait alasan pembatalan kunjungan ke Pugung Raharjo maupun permintaan panitia agar kehadirannya dilakukan setelah prosesi adat selesai.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya