Berita

Tampilan lama resmi PT Krakatau Posco sebelum dan sesudah nama jajaran komisaris dan direksi hilang. (Foto: Web Krakatau Posco)

Politik

Nama Asisten Raffi Ahmad Mendadak Lenyap di Situs Resmi Krakatau Posco

SELASA, 30 JUNI 2026 | 15:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keberadaan struktur manajemen PT Krakatau Posco mendadak misterius. Berdasarkan pantauan redaksi pada laman resmi perusahaan tersebut, daftar jajaran direksi hingga komisaris mendadak hilang.

Menariknya, hilangnya informasi penting ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap nama Mufli Budi Ananda. Asisten pribadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad itu sebelumnya tercatat masuk dalam jajaran Komisaris Krakatau Posco.

Ia bertengger mendampingi Komisaris Utama Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro. Sementara posisi Presiden Direktur masih dipegang oleh Kim Young-Joong.


Pantauan redaksi di situs resmi krakatauposco.co.id pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 15.00 WIB hari ini, halaman yang biasanya memuat struktur Board of Directors (BOD) dan Board of Commissioners (BOC) kini tidak lagi menampilkan nama maupun foto jajaran manajemen perusahaan baja patungan Indonesia-Korea Selatan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak manajemen PT Krakatau Posco mengenai alasan hilangnya data struktural tersebut dari laman publik mereka.

Apakah hilangnya daftar manajemen ini berkaitan dengan isu perombakan (rombak) pengurus, kendala teknis maintenance situs, atau buntut dari riuhnya sorotan netizen atas penunjukan Mufli Budi Ananda, masih menjadi tanda tanya besar.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya