Berita

Sidang dugaan KEPP Anggota KPU RI Parsadana Harahap dan Anggota KPU Jawa Barat Abdullah Sapi'i, pada perkara Nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026, di Ruang Sidang DKPP RI, Jakarta, Senin kemarin, 29 Juni 2026. (Foto: Tangkap layar YouTube DKPP RI)

Hukum

Satu Anggota DKPP RI Terkonfirmasi Terseret Kasus Helikopter KPU RI

SELASA, 30 JUNI 2026 | 14:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) terkait penggunaan helikopter oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, mengungkap keterlibatan seorang anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Fakta tersebut terungkap dalam sidang pemeriksaan dugaan KEPP perkara Nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026 yang digelar di Ruang Sidang DKPP RI, Jakarta, Senin 29 Juni 2026. 

Dalam sidang yang dipimpin Ketua DKPP RI Heddy Lugito selaku Ketua Majelis Pemeriksa, Teradu II yang juga Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Abdullah Sapi'i, dimintai penjelasan mengenai siapa saja penumpang helikopter tersebut.


"Jadi tolong saya ingin mendapat penjelasan biar semuanya terang benderang. Siapa saja penumpang di situ? Silakan Teradu II. Karena Saudara pada waktu itu ikut serta, kayaknya lebih banyak lagi. Silakan," tanya Heddy.

Menjawab pertanyaan tersebut, Abdullah mengaku menggunakan helikopter untuk menghadiri pelantikan lebih dari seribu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan titik keberangkatan dari Hotel Aryaduta Bandung.

"Saya naik itu dari Bandung, dari (Hotel) Aryaduta ke Cidaun. Pada saat itu ada saya, Pak Pimpinan (Anggota KPU RI Parsadaan Harahap selaku Teradu I), kemudian Pak Tio (Anggota DKPP RI Tio Aliansyah), dan Benu," ujarnya.

Abdullah juga menyatakan, usai menghadiri pelantikan, dirinya bersama Parsadaan Harahap, Tio Aliansyah, serta Benu yang merupakan sekretaris pribadi Parsadaan, kembali menggunakan helikopter menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

 "Kemudian setelah acara, saya ikut, saya ke Halim," tuturnya.

Sementara itu, dalam persidangan, Parsadaan Harahap menjelaskan dirinya diundang bersama Anggota DKPP RI Tio Aliansyah untuk memberikan pembekalan kepada para anggota KPPS yang dilantik di Cidaun.

"Jadi saya kira ini sangat penting dan strategis untuk bisa saya hadiri, apalagi waktu itu juga didampingi oleh Anggota DKPP untuk penguatan etiknya," kata Parsadaan di hadapan Majelis Pemeriksa yang terdiri atas Heddy Lugito, J. Kristiadi, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan Ratna Dewi Pettalolo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya