Berita

Kemenko PM dan UNSIA Perkuat Pengentasan Kemiskinan Lewat Pendidikan. (Foto: Dok KemenkoPM)

Politik

Kemenko PM-UNSIA Gulirkan 500 Beasiswa untuk Kader Pemberdayaan Masyarakat

SELASA, 30 JUNI 2026 | 12:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat menggandeng Universitas Siber Asia (UNSIA) untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan melalui pendidikan. 

Kerja sama itu mencakup bidang pendidikan, kajian, dan pengabdian kepada masyarakat yang ditandatangani pada Selasa, 30 Juni 2026.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, kedua pihak akan meluncurkan program beasiswa sarjana (S1) bagi 500 Kader Pemberdayaan Masyarakat. Beasiswa diberikan secara penuh selama dua semester pertama dan dapat diperpanjang hingga lulus bagi penerima yang mampu mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50. Sementara peserta dengan IPK di bawah 3,50 tetap memperoleh beasiswa sebesar 50 persen.


Selain program beasiswa, kolaborasi ini juga mencakup pelatihan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta pegawai Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar menyampaikan pengentasan kemiskinan perlu ditujukan pada peningkatan kapasitas manusia, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kewirausahaan agar mendorong kemandirian serta memperbesar kelas menengah. 

"Pendidikan dipandang sebagai instrumen utama pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas SDM di tengah tantangan AI, digitalisasi, perubahan pasar kerja, dan menuju aging population," katanya.

Dia menggarisbawahi pogram beasiswa ditujukan untuk mencetak kader pemberdayaan yang berintegritas, berprestasi, dan memiliki komitmen pengabdian serta kontribusi yang jelas setelah lulus. 

Cak Imin lantas meminta UNSIA untuk memperkuat standar akademik, pembelajaran AI, digitalisasi, kewirausahaan sosial, serta riset yang menghasilkan solusi bagi pemberdayaan masyarakat.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya