Berita

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

PDIP Singgung Kondusivitas Politik saat Ditanya Safari Jokowi

SELASA, 30 JUNI 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) seharusnya bijak mempertimbangkan safari politiknya agar situasi politik nasional tetap kondusif. Sebab, situasi politik global masih tak menentu. 

Ketua DPR RI sekaligus  Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani mengatakan setiap warga negara memiliki hak untuk melakukan kunjungan ke berbagai daerah, termasuk kegiatan yang bersifat politik. 

Meski demikian, ia mengingatkan agar aktivitas tersebut tidak memicu situasi yang dapat mengganggu stabilitas nasional.


"Safari politik hak semua warga negara untuk bisa melakukan kunjungan ke mana saja. Namun dalam situasi global yang sekarang sedang tidak menentu, alangkah baiknya jika kita sama-sama bisa menjaga situasi untuk bisa tetap kondusif," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026. 

Puan mengajak seluruh pihak menjaga suasana politik tetap sejuk di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

"Artinya jangan kemudian, ya, tetap adem aja," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi memulai safari politiknya dari Lampung dengan menghadiri kegiatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dalam sejumlah kesempatan, Jokowi juga mengajak kader PSI mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode.

Safari politik tersebut memunculkan beragam respons dari partai politik, termasuk terkait arah konstelasi politik menuju Pemilu 2029.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya