Berita

Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Program MBG di Papua Memperluas Lapangan Kerja Baru

SELASA, 30 JUNI 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah disebut telah menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru di Bumi Cenderawasih.

Lewat operasional 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program ini berhasil menyerap 658 tenaga kerja lokal, di mana 180 di antaranya merupakan Orang Asli Papua (OAP). Kehadiran program ini pun sukses memicu perputaran uang yang masif di akar rumput.

"Sebanyak 658 tenaga kerja telah terserap di 14 SPPG yang beroperasi di Nabire, termasuk 180 tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP)," kata Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire, Marsel Asyerem kepada wartawan, Selasa, 30 Juni 2026.


Marsel membeberkan, para pekerja lokal ini mengantongi penghasilan berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp200 ribu per hari, dengan sistem kerja lima hari dalam sepekan.

Dari pos pembayaran upah ini saja, program MBG diperkirakan menggenjot perputaran uang di Kabupaten Nabire hingga mencapai Rp1,58 miliar sampai Rp2,63 miliar setiap bulannya.

Menurutnya, MBG memiliki efek domino yang luar biasa. Tidak hanya menyasar perbaikan gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, program ini menjadi senjata ampuh bagi pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran.

Marsel mencontohkan fenomena sosial positif yang terjadi di SPPG Wadio Gerbang Sadu. Kehadiran program ini terbukti mampu meredam potensi kriminalitas jalanan akibat ketiadaan lapangan kerja.

"Setelah dilibatkan bekerja di SPPG, mereka memiliki pekerjaan tetap dan tidak lagi melakukan pemalakan jalan," jelasnya.

Lebih dari itu, aspek kesejahteraan pekerja juga menjadi prioritas. Seluruh tenaga kerja yang terlibat dipastikan telah mengantongi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Demi menjaga integritas, program ini disokong oleh aplikasi inovatif SIAP-MBG. Platform ini sengaja dihadirkan agar masyarakat bisa memantau langsung mulai dari perencanaan, penggunaan anggaran, hingga distribusi layanan secara telanjang alias transparan.

"Sistem ini menjawab harapan publik agar pelaksanaan MBG berjalan transparan dan akuntabel," tegas Marsel.

Sementara itu, Pengembang SIAP-MBG, Azrulah Kainage menjelaskan aplikasi tersebut berisi dasbor berbasis peta digital yang menyajikan informasi riil mengenai perencanaan, kondisi keuangan, hingga titik lokasi distribusi makanan bergizi.

Melalui keterbukaan informasi ini, partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya program akan meningkat, sehingga potensi kongkalikong atau penyimpangan anggaran bisa diminimalisir sekecil mungkin.

"Program ini bukan hanya soal gizi, tetapi bagaimana uang negara yang masuk bisa berputar di masyarakat sehingga manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh warga," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya