Berita

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI berkunjung ke Senat Oliv Majelis Republik Uzbekistan di Uzbekistan, Senin 29 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

SENIN, 29 JUNI 2026 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI berkunjung ke Senat Oliv Majelis Republik Uzbekistan di Uzbekistan, Senin 29 Juni 2026. 

Ketua MPR Ahmad Muzani diterima langsung oleh Ketua Senat Oliv Majelis Republik Uzbekistan, T Narbayeva. 

Pada kesempatan ini, Muzani menyampaikan bahwa Uzbekistan adalah negara sahabat bagi Indonesia. Meski dibatasi oleh jarak geografis yang sangat jauh, tapi keinginan rakyat Indonesia untuk berkunjung ke Uzbekistan tidak terhalang oleh jarak tersebut. 


"Diawali oleh Bung Karno yang ingin berziarah ke makam Imam Bukhari. Dari situ persahabat kita dan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Uzbekistan terus terjalin dengan baik," kata Muzani. 

Muzani juga menjelaskan tentang keberagaman yang ada di Indonesia itu disatukan oleh bahasa. Menurutnya, bahasa Indonesia menjadi alat pemersatu yang sangat efektif di tengah perbedaan agama, ras, bahasa, dan suku. 

"Perbedaan bahasa, suku, ras, dan agama semua disatukan oleh satu bahasa yang namanya bahasa Indonesia. Jadi bahasa itu menjadi instrumen yang sangat penting dalam upaya menyatukan semua perbedaan yang ada di Indonesia," katanya.

Muzani berharap ke depan akan ada penerbangan langsung dari Indonesia ke Uzbekistan dan sebaliknya. Karena bagi Indonesia, mengunjungi Uzbekistan untuk berziarah ke makam Imam Bukhari akan sangat digemari oleh umat muslim Indonesia. 

"Karena potensi wisata religi di Uzbekistan akan sangat diminati bagi jemaah Indonesia yang ingin ziarah ke makam Imam Bukhari dan dilanjutkan ibadah umroh. Jadi sebelum umroh ke Mekkah Madinah, jemaah Indonesia bisa transit Uzbekistan," demikian Muzani. 

Adapun Delegasi RI terdiri dari Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Anggota MPR RI Himmatul Aliyah, Puti Sari, Melati Erzaldi, Longki Djanggola, Hoerudin Amin, dan Johan Rosihan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya