Berita

Latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih. (Foto: Istimewa)

Politik

Calon Manajer Kopdes Bukan Prajurit Tempur

SENIN, 29 JUNI 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Pertahanan (Kemhan) didorong mengevaluasi total dan mengurangi porsi latihan fisik berintensitas tinggi dalam Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). 

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, buntut wafatnya lima peserta calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) saat mengikuti Latihan kedisiplinan militer tersebut.

"Peserta SPPI bukan dipersiapkan sebagai prajurit tempur, melainkan sebagai manajer pembangunan berbasis masyarakat. Oleh karena itu, materi yang memiliki risiko fisik tinggi perlu ditinjau kembali berdasarkan prinsip kebutuhan jabatan (job relevance)," ujar Amelia melalui keterangan tertulis, Senin, 29 Juni 2026.


Amelia juga menegaskan meskipun pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan di lapangan memiliki relevansi yang kuat, desain materi kepelatihan harus disesuaikan dengan kondisi peserta.

Ia menjabarkan sejumlah langkah krusial yang harus segera diadaptasi oleh Kemhan dalam menyusun kurikulum baru Latsarmil bagi masyarakat sipil. Langkah awal yang perlu diambil adalah mengurangi atau memodifikasi seluruh latihan fisik berintensitas tinggi yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan tugas fungsional calon manajer desa.

Selanjutnya, porsi latihan fisik wajib diterapkan secara bertahap dan selektif dengan mempertimbangkan variabel usia, kondisi kesehatan terkini, indeks massa tubuh, serta rekam medis objektif masing-masing peserta. 

Bersamaan dengan itu, kurikulum baru harus memperbanyak porsi materi kelas seperti kepemimpinan, bela negara, etika pelayanan publik, kerja sama tim, dan manajemen krisis.

Kemhan juga diminta mempertebal kurikulum dengan muatan kompetensi inti sipil yang meliputi manajemen koperasi, kepemimpinan sosial, komunikasi publik, mitigasi konflik desa, ketahanan pangan, serta kesiapsiagaan bencana.

Politikus Partai NasDem itu menambahkan aspek pengawasan kesehatan di lapangan harus diperkuat melalui pemantauan tanda-tanda vital secara berkala demi mendeteksi dini gejala sengatan panas (heat stroke), dehidrasi, potensi henti jantung, serta instruksi penghentian latihan seketika saat gejala awal terdeteksi.

Amelia mengatakan insiden mematikan tersebut tidak sepatutnya menjadi alasan atau dalih untuk menghentikan program SPPI secara keseluruhan. Menurutnya, tata kelola Koperasi Desa dan Kampung Nelayan tetap membutuhkan pasokan SDM yang tangguh dan terorganisasi.

Ia mengatakan peristiwa ini harus menjadi momentum bagi kementerian terkait untuk menyusun desain pelatihan yang lebih proporsional, akuntabel, dan berbasis manajemen risiko.

"Keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya ditentukan oleh kedisiplinan, tetapi juga oleh kemampuan negara memastikan setiap program pengembangan sumber daya manusia berlangsung secara aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan peserta," pungkas Amelia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya