Berita

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Dukung Ketahanan Energi Melalui Pengembangan Panas Bumi

SENIN, 29 JUNI 2026 | 15:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) terus tancap gas memperkuat komitmen green energy di tanah air. Salah satu fokus utamanya adalah menggenjot pengembangan Lapangan Kamojang di Jawa Barat.

Pengembangan panas bumi di Indonesia kini resmi memasuki usia satu abad. Dimulai sejak penemuan potensi perdana pada tahun 1926 di Kamojang, wilayah ini sekarang bertransformasi menjadi salah satu pilar utama ketahanan energi nasional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menegaskan, rekam jejak panjang di Kamojang menjadi bukti sahih bahwa energi bersih mampu tumbuh menjadi fondasi kedaulatan energi yang berkelanjutan.


"Panas bumi menjadi salah satu bukti nyata perjalanan panjang energi bersih Indonesia. Potensinya ditemukan di Kamojang pada 1926, kemudian dilanjutkan pengembangannya oleh Pertamina melalui operasional PLTP Kamojang sejak 1983," ujar Baron dalam keterangan tertulisnya, Senin, 29 Juni 2026.

Baron menceritakan, pada era 1980-an, energi fosil masih merajai dan menjadi sumber energi utama. Namun, Pertamina telah mengambil langkah visioner dengan membangun fondasi energi terbarukan.

"Berperan sebagai baseload energi bersih, panas bumi menjadi sumber energi strategis untuk meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi nasional. Hal ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan ganda Pertamina," jelasnya.

Sebagai tonggak sejarah, PLTP Kamojang sukses mencetak rekor all time high produksi listrik selama tiga tahun berturut-turut.

Sepanjang tahun 2025, fasilitas PLTP Kamojang berhasil memproduksi listrik sebesar 1.806,41 Gigawatt hour (GWh). Angka ini melonjak 1,23 persen secara year-on-year (YoY) sekaligus menjadi capaian produksi tertinggi di antara seluruh Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) milik PGE.

Melalui lima unit PLTP yang beroperasi, Area Kamojang saat ini mengelola total kapasitas terpasang sebesar 235 Megawatt (MW). Pasokan ini diklaim mampu menerangi lebih dari 260.000 keluarga secara stabil setiap harinya.

Keandalan operasi PLTP Kamojang juga mempercepat agenda transisi energi nasional. Fasilitas ini mampu memangkas emisi karbon hingga 1,22 juta ton CO? per tahun, sekaligus menyokong target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.

Bukan cuma soal listrik, proyek ini juga membawa efek domino bagi ekonomi warga lokal. Pjs. General Manager PGE Area Kamojang, Manda Wijaya Kusuma menekankan bahwa eksploitasi energi hijau ini harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Capaian ini menjadi semangat bagi PGE untuk terus mengelola aset panas bumi secara optimal. Keandalan tersebut tidak terlepas dari pengelolaan aspek operasi, keselamatan, keandalan aset, serta integritas dalam menjalankan seluruh proses bisnis," pungkas Manda.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya