Berita

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah (Foto: YouTube Kemlu RI)

Dunia

Viral Video TKW Berdarah di Libya, Kemlu Ungkap Kondisi Sebenarnya

SENIN, 29 JUNI 2026 | 14:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan penjelasan terkait kondisi pekerja migran Indonesia (PMI) berinisial AJ yang bekerja di Benghazi, Libya Timur, setelah video yang memperlihatkan dirinya menangis dengan wajah berlumuran darah viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan pihaknya bersama KBRI Tripoli langsung melakukan penanganan dan penelusuran setelah informasi mengenai AJ beredar luas pada 26 Juni 2026.

“Kementerian Luar Negeri dan KBRI Tripoli tengah menangani kasus PMI berinisial AJ di Benghazi, Libya Timur, menyusul informasi yang beredar di media sosial pada 26 Juni 2026,” kata Heni Hamidah dalam pernyataan tertulis, dikutip Senin, 29 Juni 2026.


Hasil komunikasi dan verifikasi yang dilakukan KBRI Tripoli menunjukkan kondisi AJ tidak seperti yang dikhawatirkan banyak pihak. 

“KBRI Tripoli telah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cidera/luka,” ujar Heni.

Meski demikian, Kemlu belum menutup penanganan kasus tersebut. KBRI Tripoli masih melakukan pendalaman dengan melibatkan AJ, pihak majikan, serta sejumlah pihak terkait guna memperoleh gambaran lengkap mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi. 

“KBRI Tripoli bersama pihak-pihak terkait, termasuk AJ dan pihak majikan, masih terus melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi kejadian,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil penelusuran bersama agensi setempat, AJ diketahui telah bekerja di Benghazi sejak Maret 2025. Namun, proses keberangkatannya disebut tidak melalui mekanisme yang sesuai aturan. 

“Berdasarkan penelusuran bersama agensi setempat, Sdri. AJ diketahui telah bekerja di Benghazi, Libya Timur, sejak Maret 2025 melalui jalur penempatan yang tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor,” jelas Heni.

Kemlu menegaskan akan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan perlindungan terhadap AJ. 

Pemerintah juga kembali mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar menempuh jalur resmi dan prosedural guna menjamin keselamatan serta perlindungan hak-hak pekerja migran Indonesia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya