Berita

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam acara Scoring dan Sidang Kelulusan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 yang diselenggarakan Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN d, Jakarta (Foto: Kemenag)

Nusantara

PTKIN Kian Diminati, Menag Tekankan Pentingnya Membangun Generasi Moderat

SENIN, 29 JUNI 2026 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Minat lulusan SMA, MA, SMK, dan pesantren untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terus mengalami peningkatan. 

Tren tersebut terlihat dalam forum Scoring dan Sidang Kelulusan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 yang diselenggarakan Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN d, Jakarta, baru-baru ini.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa PTKIN memikul dua peran strategis, yakni sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus lembaga dakwah. 


Karena itu, proses penerimaan mahasiswa baru tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan bagian dari investasi jangka panjang untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia.

"Proses penerimaan mahasiswa baru adalah gerbang awal. Dari sinilah kita menyaring calon-calon pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik dan menguasai teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral kokoh serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai moderasi beragama," ujar Menag di hadapan para rektor dan ketua PTKIN se-Indonesia, dikutip Senin 29 Juni 2026.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengapresiasi transformasi digital yang terus dilakukan dalam sistem UM-PTKIN. Menurutnya, kolaborasi antarkampus dalam memperkuat teknologi informasi telah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi yang berlangsung secara profesional.

"Kepercayaan masyarakat adalah aset tertinggi kami. Integritas seleksi yang profesional, objektif, dan akuntabel menjadi kunci utama mengapa institusi PTKIN kian diminati sebagai destinasi pendidikan tinggi utama di Indonesia," kata Amien Suyitno.

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Abd. Aziz,  memaparkan bahwa jumlah pendaftar tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. 

Sebanyak 142.836 calon peserta telah membuat akun, kemudian 118.524 di antaranya memilih program studi, dan sebanyak 111.353 peserta berhasil menyelesaikan proses finalisasi pendaftaran.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil UM-PTKIN 2026 akan diumumkan pada 30 Juni 2026 pukul 15.00 WIB melalui laman [https://pengumuman-um.ptkin.ac.id/](https://pengumuman-um.ptkin.ac.id/).

"Angka finalisasi tahun ini menunjukkan grafik pertumbuhan yang sangat konsisten jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, yaitu 95.321 peserta pada tahun 2024 dan 102.445 peserta pada tahun 2025. Ini membuktikan bahwa PTKIN semakin kompetitif dan memikat bagi lulusan SMA/MA/SMK/Pesantren," jelas Abd. Aziz.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya