Berita

PLTS PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Investasi Pertamina NRE di Filipina jadi Jembatan Energi Bersih ASEAN

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 21:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Investasi PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) pada raksasa energi surya Filipina, Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) punya nilai geopolitik dan strategis kuat bagi ketahanan energi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Langkah Pertamina NRE menguasai 20 persen saham CREC yang saat ini memiliki kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) raksasa di atas 1.200 MWdc ini juga mendapat dukungan penuh dari Danantara Investment Management.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir, menilai aksi korporasi Pertamina NRE bukan sekadar mencari keuntungan finansial semata (value creation), melainkan investasi jangka panjang yang membuka ruang geopolitik ekonomi baru.


“Kami mendukung inisiatif investasi Pertamina NRE di CREC karena secara jangka panjang ada nilai strategis dalam bentuk potensi cross selling di antara kedua negara tetangga dan bagian dari ASEAN,” ujar Pandu Patria Sjahrir dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 28 Juni 2026.

Menurut Pandu, sinergi ini membuka pintu lebar bagi produk dalam negeri untuk go international, seperti ekspor produk panel surya (solar PV) produksi anak perusahaan Pertamina NRE ke Filipina.

Selain itu, kerja sama ini membuka peluang transfer teknologi serta penempatan tenaga kerja ahli asal Indonesia di industri energi terbarukan Filipina yang sedang berkembang pesat.

Sementara itu, pihak manajemen Pertamina NRE memastikan kemitraan dengan CREC akan terus dioptimalkan untuk menyerap pengetahuan (transfer of knowledge) guna mempercepat transisi energi dan memperkuat ketahanan energi nasional di tanah air.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya