Berita

Mantan guru spiritual Joko Widodo, Sri Eko Sriyanto Galgendu. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Mantan Guru Spiritual Jokowi Ungkap Filosofi Gajah dan Raja di Safari Politik Lampung

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 21:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Lampung dinilai sarat pesan filosofis mendalam. Kunjungan tersebut menjadi momentum penyatuan kekuatan adat sekaligus perkenalan identitas baru Jokowi di panggung politik nasional.

Hal itu diungkapkan mantan guru spiritual Jokowi, Sri Eko Sriyanto Galgendu mencermati manuver Jokowi bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dimulai dari Lampung dan akan meluas ke wilayah lain.

"Safari politik Pak Jokowi ke Lampung bukan tanpa dasar filosofi yang jelas. Pak Jokowi dengan PSI yang berlambang gajah, datang menemui kesultanan dan kerajaan di sana," ujar Eko saat berbincang dengan redaksi RMOL, Minggu, 28 Juni 2026.


Menurut Eko, mantan Wali Kota Solo tersebut membawa identitas kuat sebagai Panglima Perang PSI. Dalam kunjungannya, Jokowi menemui para tokoh dari lima kerajaan di Lampung dan dianugerahi gelar adat "Baginda Pemuka Bangsa".

"Dari segi sejarah, gajah yang menjadi lambang PSI merupakan hewan yang dipakai untuk berperang, serta ditunggangi dan diarahkan oleh raja-raja terdahulu," urainya.

Keputusan Jokowi memilih Lampung sebagai titik awal safari politiknya ke seluruh penjuru Indonesia merupakan langkah strategis untuk merajut kembali kekuatan-kekuatan kerajaan dan adat setempat. Langkah blusukan ini sengaja diambil melihat dinamika politik nasional belakangan ini.

"Politik saat ini digandrungi hal-hal yang bersifat memecah belah, kebencian, hingga fitnah. Kondisi itulah yang mendorong Pak Jokowi untuk bergerak lebih awal," jelas Eko.

Dirinya menambahkan, pergerakan awal ini terbilang menarik. Sebab selama ini, Jokowi dikenal sebagai politisi yang kerap mengambil keputusan di detik-detik terakhir.

"Sebenarnya Pak Jokowi merupakan sosok yang dalam berpolitik terbiasa bermain pada last minute. Tetapi bukan berarti beliau mendahului, meskipun gelaran (Pilpres) masih 3,5 tahun lagi menuju 2029," tambahnya.

Ke depan, Eko memprediksi pola pendekatan kultural serupa akan kembali diterapkan Jokowi saat menyambangi daerah-daerah lain di Indonesia.

"Sebagai Presiden ke-7, Jokowi memiliki pengaruh kuat di berbagai daerah. Saat ini beliau sedang memainkan 'Strategi Joko Tingkir', yakni mempersatukan dan menyatukan tokoh-tokoh adat dari berbagai daerah yang memiliki rekam jejak sejarah kerajaan," demikian Eko.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya